JawaPos Radar

Datang ke KPK, Ini Alasan Anies Laporkan Barang yang Diterimanya

03/08/2018, 19:26 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Anies Baswedan
Gubernur DKI Anies Baswedan mengaku seminggu lalu dirinya mendapatkan surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perihal pemberian benda yang diterimanya. (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Usai melaporkan pemberian seminggu tongkat komando, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku seminggu lalu dirinya mendapatkan surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perihal pemberian benda yang diterimanya.

"Jadi surat surat laporan sudah masuk sejak seminggu lalu, sekarang baru kita antarkan barangnya," ujarn Anies di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (3/8).

Anies juga menuturkan, pemeriksaan akan dilakukan oleh KPK terhadap barang yang dilaporkan tersebut. Kemudian, lembaga antirasuah juga yang akan menentukan status barang itu.

"KPK akan melakukan pemeriksaan jadi disimpan dulu baru nanti disimpulkan apakah statusnya milik negara, atau gratifikasi kedinasan, atau gratifikasi pribadi, mereka yang akan  menentukan," jelasnya.

Dia juga mengatakan, dirinya sengaja menyambangi KPK karena pemberian itu memang diterima olehnya, walau sebenarnya kata Anies sudah ada unit pelaporan yang rutin mengirim langsung ke lembaga antikorupsi.

"Rutin cuma biasanya langsung dikirim inspektorat ke KPK, kita ada unit pelaporan gratifikasi. Tapi karena ini saya terima langsung jadi saya laporkan sendiri," pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku pihaknya menghargai pelaporan gratifikasi yang dilakukan Anies. 

"Sesuai UU KPK, proses analisis akan dilakukan selama 30 hari kerja. Jika memenuhi ketentuan Pasal 12B akan ditetapkan menjadi milik negara dan sebaliknya," tutupnya.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up