JawaPos Radar

Bengawan Solo Tercemar, Tim Survei Diturunkan

03/08/2018, 17:15 WIB | Editor: Budi Warsito
Bengawan Solo Tercemar, Tim Survei Diturunkan
Kondisi Sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Kecamatan Trucuk, Bojongoro. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro dikabarkan tercemar. Terkait dengan kabar itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro pun segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk melakukan survei.

Kepala DLH Bojonegoro, Nurul Azizah mengatakan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim untuk tindak lanjut informasi itu. "Sebab, uji laboratorium beberapa bulan lalu hingga hasil pantauan di lokasi, air Bengawan Solo dalam kondisi ambang batas mutu," ujar Nurul, Jumat (3/8).

Nurul juga mengungkapkan, dugaan pencemaran yang terjadi di aliran Sungai Bengawan Solo bersumber dari wilayah hulu. Dan ini melibatkan beberapa kabupaten mulai Madiun, Ngawi, dan Solo, Jawa Tengah (Jateng)

"Kita belum bisa pastikan, penyebab pencemaran itu. Di mungkinkan ada limbah tekstil yang dibuang ke sungai dari wilayah hulu, karena di sepanjang bantaran Bengawan Solo wilayah Bojongoro tidak terdapat perusahaan tekstil," tandasnya.

Sementara Toni, 42, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro menyampaikan, kondisi air Bengawan Solo mulai berubah warna menjadi coklat-kecokelatan dan berbusa sejak satu bulan terakhir.

"Warnanya hijau kecoklatan, seperti tercampur limbah pewarna dari perusahaan tekstil. Meski begitu, hingga saat ini air Sungai Bengawan Solo masih digunakan untuk pertanian dan peternakan warga," tutup dia.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up