JawaPos Radar

Penerjun Wanita BKO Kopaska Jadi Rebutan Warga Lingga

03/08/2018, 16:59 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Terjun Bebas
Serda PDK/W Poppi Tri Anggraini, ketika melayani permintaan foto dari masyarakat Lingga. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kirab kota kendaraan tempur tank dari Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Lantamal IV Tanjungpinang dan atraksi terjun payung dari BKO Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Lingga, khususnya Dabo Singkep.

10 tank yang mengikuti kirab keliling Dabo Singkep dipenuhi masyarakat, baik itu anak-anak, orangtua dan ibu-ibu. Mereka yang tidak kebagian naik kendaraan tempur tersebut tetap memadati kawasan kirab mengabadikan momen tersebut.

Hal yang tidak kalah menarik dalam kirab ini adalah, hadirnya Serda PDK/W Poppi Tri Anggraini, penerjun wanita yang ikut atraksi terjun bebas ini. Masyarakat yang mengetahui ada seorang wanita yang tergabung dalam atraksi kali ini nampak kaget dan bangga.

Terjun Bebas
Anak-anak sekolah menikmati atraksi terjun payung dari atas kendaraan tempur tank. (Bobi Bani/JawaPos.com)

Tepuk tangan membahana sesaat setelah Poppi, begitu list nama yang tertera di seragamnya, mendarat dengan mulus di lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Jumat (3/8).

Poppi yang memang sudah menarik perhatian karena menjadi wanita diantara 16 penerjun yang ikut atraksi ini, langsung dikerumuni masyarakat khususnya wanita untuk diajak berfoto bersama.

Anak bungsu dari tiga bersaudara ini nampak dengan senang hati melayani permintaan foto bersama dari masyarakat. Sepanjang sesi tersebut, tidak henti-hentinya senyum Poppi keluar menghadirkan kesan ramah kepada masyarakat.

Terkait dengan penerjunannya kali ini, Poppi menyampaikan kecepatan angin cukup mempengaruhi prosesi atraksi. Namun tim yang sebelumnya telah melakukam gladi resik sehari sebelumnya, telah mengantisipasi hal-hal yang dapat menghambat prosesi penerjunan.

"Kecepatan angin mencapai tujuh Knot terbilang cukup kencang, tapi kita bisa berhasil dan selamat, itu yang utama," kata Poppi di sela ia melayani permintaan foto.

Lebih jauh, Poppi yang lahir tepat di hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1996 ini mengaku penerjunan ini adalah yang pertama di Dabo Singkep. Ia yang dalam dua tahun belakangan telah melakukan penerjunan sebanyak 120 kali, mengatakan persiapan menjadi modal utama dalam penerjunan.

"Kita sudah melakukan penerjunan semalam sehingga siap untuk hari ini, pokoknya mission first, safeti always," kata Poppi lagi

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up