JawaPos Radar

Ditanya JK Soal Kali Item, Anies: Yang Masih Bau Itu di Media Sosial

03/08/2018, 18:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ditanya JK Soal Kali Item, Anies: Yang Masih Bau Itu di Media Sosial
Wakil Presiden Jusuf Kalla sarapan pisang di samping Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Ist for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tidak ada lagi bau yang ditimbulkan dari Kali Item yang berada di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Dia sudah membuktikan sendiri bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pagi tadi, Jumat (3/8).

Dia menceritakan, awalnya JK bertanya terkait perbincangan yang tengah ramai di media sosial. Dia pun menyangkalnya dan mengatakan bahwa Kali Item sudah ditangani dengan baik.

“Beliau (JK) senang tadi juga lihat Wisma Atlet kan bilang, 'apa itu, Nies, kok ramai betul soal Kali Item, coba kita ke sana aja'. Tadi saat kegiatan 'mana yang bau, apa yang bau'. Iya, Pak memang sudah nggak bau, yang masih bau itu di media sosial, kalau di kalinya sudah enggak ada,” ujar Anies di Balai Kota, Jumat (3/8).

Kemudian, mereka membuktikannya dengan mencoba makan pisang di samping kali tersebut. Menurut mereka, bau busuk tidak tercium dan tidak akan mengganggu aktivitas, terutama saat makan.

“Setelah itu bilang 'sini ambil pisang, saya coba buktiin kalau sudah enggak bau',” tutur Anies menirukan seruan JK.

Sebelumnya, JK sepakat dengan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu. "Bau nggak, bau nggak? Nggak kan? Ini hanya bau pisang saja, jadi ya sudah ketahuan kan gimana? Sudah tidak bau," kata JK saat di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Teguh Hendarwan menyebut, kali yang bernama asli Kali Sentiong itu sudah ditangani dengan dipasang kain waring, nanobubble, aerator, hingga menyemprot cairan pewangi.

Bukan hanya Kali Item, namun juga kali-kali lainnya, misalnya Kali Krukut dan Grogol. Dalam hal ini, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan pemerintah pusat serta membagi wilayah penanganan.

“Kita ada kegiatan rutin. Pemeliharaan, perawatan, pembangunan infrastruktur, mikro, makro, maupun menengah. Ini kegiatan-kegiatan bersama PUPR, hanya dibagi space-nya,” terang Teguh. 

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up