JawaPos Radar

Inovasi Medis, Sel Punca Bisa Obati Penyakit Tulang

03/08/2018, 17:55 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
sel punca, manfaat sel punca,
Ahli Orthopedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) Dr.dr.Ismail HD SpOT(K) (tengah, pakai kacamata dan batik kuning). (FK UI)
Share this image

JawaPos.com - Pengembangan sel punca atau Stem Cells belakangan menjadi populer karena dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit. Tak jarang juga sel punca diyakini bisa menjadi metode awet muda atau antiaging.

Di tangan ahlinya, staf Departemen Orthopedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) Dr.dr.Ismail HD SpOT(K), sel punca terus dikembangkan.

Bahkan, itu, Dr.dr.Ismail HD SpOT(K), menerima penghargaan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi BPPT Innovation Award 2018 atas pengembangan sel punca. Dokter Ismail mengembangkan penelitian sel punca mulai dari invitro, in vivo, translational research, dan penerapan pada pasien. Pengembangan itu konsisten secara terus menerus diaplikasikan kepada pasien-pasien sejak 2013.

Ketua UPT Sel Punca RSCM itu mengembangkan juga sel punca mulai untuk kasus non union, bone defek, osteoartritis, termasuk untuk cedera saraf dan pada degerasi diskus. Dalam penelitiannya, dr.Ismail meneliti bahwa pengembangan sel punca bisa mengobati kasus tulang non union.

Non union adalah suatu keadaan patah tulang tidak sembuh setelah 6-8 bulan atau gagal tersambungnya tulang yang fraktur (terputus atau patah). Non-union karena kehilangan tulang besar sering menyebabkan sakit jangka panjang yang signifikan.

"Kami menggabungkan penggunaan sel punca mesenkimal tali pusat alogenik (UC-MSCs) sebagai bagian dari konsep berlian obat regeneratif dalam kasus fraktur non-union yang terinfeksi," jelas dr. Ismail dalam abstrak penelitiannya.

Sel punca juga bisa mengobati tulang keropos yang mungkin disebabkan oleh faktor eksternal (cacat sejati), atau hilangnya struktural tulang. Gabungan allogeneic UC-MSCs, BMP-2, HA dan teknik membran induksi yang dipelopori oleh Masquelet memungkinkan proses regenerasi yang lebih cepat dan penyembuhan tulang yang lebih optimal.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up