JawaPos Radar

Bahas Rencana Pembelian Sukhoi, Wiranto: Banyak Sampingannya

03/08/2018, 16:12 WIB | Editor: Imam Solehudin
Wiranto
Menkopolhukam Wiranto ketika memberikan keterangan pers terakit rencana pembelian pesawat Sukhoi SU-35, Jumat (3/8). (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Rencana pembelian pesawat tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia terus dimatangkan oleh pemerintah. Terbaru Kementerian Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) bersama pihak terkait menggelar Rapat Kordinasi Khusus (Rakorsus), Jumat (3/8).

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, hasil Rakorsus ini disepakati untuk membuat tim kecil. Nanti kelompok kerja ini akan melakukan kajian secara rinci dan sistematis terkait dengan pembelian pesawat tempur ini.

"Tadi hanya membentuk tim kecil secara detail, untuk bisa melakukan kajian-kajian sehingga bisa menghasilkan perencanaan yang lebih sitematis, dan lebih tepat, terutama kita kaitkan dengan kondisi negeri kita saat ini," ujar Wiranto.

Perincian yang akan diulas terkait tipe-tipe pesawat tempurnya. Kemudian perihal kelengkapan yang didapat Indonesia dari pembelian alutsista ini. Serta terkait rencana memasarkan kembali SU-35.

Wiranto menuturkan, pembelian alutsista tidak bisa dilakukan sembarangan. Butuh pertimbangan matang, karena perlu anggaran besar. Oleh karena itu sampai saat ini pembelian ini belum juga terealisasi.

"Pembelian alutsista ini ternyata tidak semudah seperti kita membeli barang, tapi banyak sekali hal-hal sampingannya yang mesti kita bincangkan lebih detail," jelasnya.

Di sisi lain upaya pemerintah untuk mengefisiensikan anggaran juga menjadi pertimbangan lain. Sebab aspek kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan tidak bisa dikorbankan demi alutsista.

"Efisiensi (anggaran) udah jelas itu sudah dijelaskan oleh Jokowi Sehingga ada usaha-usaha bagaimana kita mengamankan, menambah devisa kita, dan menambah cadangan nasional kita," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up