JawaPos Radar

Arkeolog Jerman Temukan Perpustakaan Tertua

04/08/2018, 04:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Arkeolog Jerman temukan perpustakaan tertua
Para arkeolog di Cologne, Jerman menemukan temuan baru. Kali ini mereka telah menemukan dasar-dasar perpustakaan tertua di Jerman yang ada sejak 2 masehi (EPA)
Share this

JawaPos.com - Para arkeolog di Cologne, Jerman menemukan temuan baru. Kali ini mereka telah menemukan dasar-dasar perpustakaan tertua di Jerman yang ada sejak 2 masehi.

Sebuah tim dari Museum Romawi-Jerman menemukan perpustakaan itu tetap ada saat menggali situs gereja Protestan. Salah seorang Peneliti ekspedisi Dr Dirk Schmitz memperkirakan bangunan tersebut dapat menampung hingga 20 ribu galian.

Temuan tersebut kemudian dinilai sebagai temuan yang benar-benar spektakuler. Selain itu para arkeolog yang terlibat dalam proyek gereja Paroki juga menemukan sisa-sisa bangunan Romawi pada 2 masehi tersebut, bekas perpustakaan tersebut diperkirakan memiliki ukuran sekitar 20 meter kali sembilan dan tingginya dua lantai.

"Pada awalnya kami pikir mereka adalah sisa-sisa ruang untuk pertemuan umum. Terapi dindingnya memiliki struktur gua yang luar biasa," ungkap Direktur Museum Kota Romano-Germanic Marcus Triers seperti dilansir BBC.

Para arkeolog yakin telah menemukan sisa-sisa bangunan perpustakaan kuno setelah melakukan penelitian intensif serta perbandingan dengan bangunan kuno seperti Efesus di Turki. Menurut Schmitz, timnya membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kesejajarannya sehingga dapat melihat celah yang terlalu kecil jika diletakkan patung di tempat tersebut.

Penemuan tersebut lantas membuat Cologne menjadi satu-satunya kota di Jerman, dengan sejarah ditemukannya bangunan yang berdiri sejak 2 masehi. Cologne yang nama aslinya Colonia dikenal karena katedral gotik yang mengesankan.

"Bangunan itu sangat terihat seperti perpustakaan, kamu dapat melihat yang sama di perpustakaan di Efesus," lanjut Scmitz. Pihak yayasan kini menjadikan Gereja Protestan terbuka untuk umum sedangkan sisa penemuan lainnya akan diserahkan kepada para arkeolog untuk diteliti lebih lanjut.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up