JawaPos Radar

Tak Calonkan Eks Koruptor, PSI Dapat Citra Positif Dari Masyarakat

03/08/2018, 15:25 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Tak Calonkan Eks Koruptor, PSI Dapat Citra Positif Dari Masyarakat
Partai Solidaritas Indonesia (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menurut data Bawaslu, hampir seluruh parpol peserta pemilu mendaftarkan mantan napi korupsi sebagai bacaleg ke KPU. Hanya PSI yang tak mendaftarkan bacaleg mantan napi koruptor.

Peneliti SMRC Djayadi menilai tepat apa yang dilakukan PSI. Sebagai parpol baru, apa yang dilakukan PSI sudah tepat. Dia mengatakan harusnya parpol lain melakukan hal yang sama.

"Partai baru memang harusnya begitu. Bahwa dia akan membangun citra positif atau tidak itu kan bonus yang dia peroleh nanti dari masyarakat," ujar Djayadi saat dihubungi, Jumat (3/8).

Menurutnya, terlepas dari masalah pencitraan atau bukan, semua parpol tak boleh mencalonkan eks koruptor sebagai bacaleg. Sementara, soal ada parpol baru selain PSI mencalonkan mantan napi korupsi, dia mengatakan hal itu harusnya tak terjadi.

"Karena dia kan partai baru calon-calonnya masih dari sumber-sumber yang baru belum punya pengalaman di pemerintahan atau di legislatif. Harusnya bisa mencalonkan orang-orang yang tidak korup," katanya.

Djayadi menilai partai-partai yang sejak awal mendaftarkan eks napi korupsi menjadi caleg menandakan belum berkomitmen secara penuh terhadap pemberantasan korupsi.

"Itu berarti kan mereka belum 100 persen menunjukkan usahanya yang sungguh-sungguh untuk mencalonkan orang yang tidak punya rekam jejak korupsi gitu," ujarnya.

Banyak faktor yang memicu partai politik mencalonkan eks napi korupsi menjadi bacaleg. Diantaranya, eks napi yang juga kader partai itu dekat dengan pimpinan partai, memiliki jabatan dan pengaruh di struktur partai sampai logistik.

"Mungkin orang yg menjadi mantan koruptor yang menjadi caleg itu mungkin punya orang dekat di partai bisa juga punya kekuasaan di partai atau punya pengaruh di partai kan bisa saja," papar Djayadi.

Walaupun demikian, Djayadi mengapresiasi partai politik yang berani mencoret eks koruptor dari daftar caleg dan menggantinya dengan figur-figur yang bebas dari korupsi.

"Kalau memang diganti dengan calon yang tidak pernah korupsi kan bagus," tandasnya.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up