JawaPos Radar

Senator Perempuan Australia Jadi Korban Seksisme Kolega Prianya

03/08/2018, 19:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
senator perempuan australia jadi korban seksisme
Senator Australia Sarah Hanson Young menggugat sesama anggota parlemen, David Leyonhjelm karena telah bersikap seksis (Inquirer)
Share this image

JawaPos.com - Senator Australia Sarah Hanson Young menggugat sesama anggota parlemen, David Leyonhjelm karena telah bersikap seksis. Dalam perdebatan sengit, Leyonhjelm mengatakan padanya agar berhenti bercinta dengan pria.

Leyonhjelm membuat pernyataan yang merendahkan tentang Hanson Young pada bulan Juni, saat sesi majelis tinggi pada saat mendiskusiman melegalkan semprotan merica guna melindungi perempuan.

Sementara itu, Leyonhjelm, seorang Demokrat Liberal, tidak membantah apa yang dia katakan. Ia membuat komentar lebih lanjut tentang kehidupan Hanson Young dalam beberapa penampilannya di media.

Proses pencemaran nama baik, diajukan di Pengadilan Federal pekan ini. Gugatan itu melibatkan apa yang dikatakan Leyonhjelm di media. Komentar majelis tingginya dilindungi oleh hak istimewa parlemen.

"Pernyataan-pernyataan memfitnah, adalah serangan terhadap karakter saya, dan telah merugikan saya dan keluarga saya," kata Hanson-Young dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kamis (2/8). Ia juga menambahkan perilaku Leyonhjelm seksis dan tercela.

“Saya menyebutnya karena itu salah. Tidak ada perempuan di manapun yang walaupun dia bekerja di belakang bar, di kantor, atau di parlemen, pantas diperlakukan seperti ini. Hal ini harus dihentikan,” katanya.

Sky News meminta maaf atas komentar yang disiarkan di jaringan. Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull meminta Leyonhjelm untuk meminta maaf, tetapi sang senator menolak.

Ini bukan pertama kalinya isu seksisme dibesarkan di legislatif Australia. Mantan Perdana Menteri Julia Gillard menjadi pembawa obor bagi perempuan di seluruh dunia pada 2012 dengan pidato berapi-api tentang adanya kebencian terhadap perempuan di parlemen. Dia menuduh pemimpin oposisi Tony Ashish melakukan seksisme.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up