JawaPos Radar

Terkait Rekomendasi Ijtima Ulama Jakarta

Slamet Maarif: Ulama Tidak Akan Menyesatkan

03/08/2018, 14:28 WIB | Editor: Kuswandi
Pilpres 2019
Ilustrasi: Pilpres 2019 (Koko/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dewan Pengurus Pusat Persaudaraan Alumni 212 (DPP PA 212) mendesak kepada partai politik yang tergabung dalam koalisi keumatan, yakni partai Gerindra, PKS, PAN, Berkarya, dan PBB agar menjalankan hasil rekomendasi Ijtima Ulama GNPF. Antara lain, terkait rekomendasi nama capres dan cawapres di pilpres 2019 mendatang.

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif menjelaskan, pihaknya meminta koalisi keumatan untuk patuh terhadap perintah ulama. Pasalnya, kepatuhan terhadap ulama sama saja seperti patuh terhadap Rasulullah. Apalagi, ulama dinilainya tidak mungkin membuat keputusan untuk menyesatkan umat.

"Karenanya tidak mungkin Ulama bersatu padu dalam kesepakatan hanya untuk menyesatkan umatnya. Sudah pasti karena panggilan Allah Subhanahu Wa Ta'ala sehingga para ulama harus turun gunung turut membicarakan nasib umat agar mampu mencari siapa pemimpin terbaik," kata Slamet dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/8).

Slamet menambahkan, rekomendasi capres dan cawapres hasil Ijtima Ulama sudah melalui mekanisme yang diajarkan agama islam yang baik. Dengan kata lain, rekomendasi ini lebih baik dari hanya sekedar klaim.

"Karena deteksi Ulama terhadap calon pemimpin itu, melalui pendekatan ilmu bukan pendekatan kepentingan. Itulah pentingnya partai koalisi wajib mengahargai ajakan ulama jika ingin melahirkan pemimpin yang baik," tegasnya.

Oleh karena itu, kata Slamet, keputusan para ulama yang merekomendasikan tiga nama yakni Prabowo Subianto sebagai capres, dan dua cawapres Salim Segaf Aljufri, Ustaz Abdul Somad tidak bisa diabaikan begitu saja.

"Jika harus Habib Salim Segaf Aljufri atau Ust. Abdul Somad yang ditunjuk sebagai cawapres dari Bapak Prabowo, maka wajib kepada partai koalisi menjunjung tinggi keputusan tersebut," pungkasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up