JawaPos Radar

Hamdalah, Perjuangan Arnita Rodelina Tulip Berakhir Manis

03/08/2018, 13:43 WIB | Editor: Imam Solehudin
Arnita
Arnita (dua dari kiri) di Kantor Ombudsman RI, Kamis (2/8). Tampak Pengacara Arnita, Aldwin Rahadian (tiga dari kanan). (Ist/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polemik kasus pencabutan beasiswa Arnita Rodelina Turnip akhirnya berakhir manis. Kini dia bisa bernapas lega.

Dihari yang sama, Kamis (2/8) saat dia memberikan kuasa kepada Aldwin Rahadian, Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara akhirnya mengaktifkan kembali statusnya sebagai penerima Beasiswa Utusan Daerah (BUD) di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pemkab Simalungun juga telah membayarkan biaya kuliah Arnita yang tertunggak selama lima semester. Besarannya Rp 55 juta.

Sebelumnya, pada Kamis (2/8), Aldwin beserta Arnita langsung mendatangi kantor Ombudsman RI di Jakarta. Mereka mengadukan masalah ini dan mempertanyakan terkait pencabutan BUD secara sepihak oleh Pemkab Simalungun terhadap Arnita.

Aldwin mendesak Pemkab Simalungun memenuhi hak beasiswa Arnita seluruhnya. Termasuk melakukan penyelesaian disertai klarifikasi dengan legal standing yang jelas terkait masalah ini.

“Tidak boleh ada diskriminasi dan SARA dalam kebijakan pendidikan, dan mal administrasi yang menyebabkan nasib mahasiswa terkatung-katung, ini tidak dapat diterima, kami memastikan legal standing yang jelas terkait masalah ini,” ungkap dia kepada JawaPos.com, Jumat (3/8).

Aldwin menuturkan, selama mengikuti proses perkuliahan di IPB, Arnita memiliki indeks prestasi yang cukup bagus, bahkan di atas syarat minimal. Selain itu kata Aldwin, Arnita pun tidak pernah melakukan pelanggaran tata tertib kampus yang membuat.

Aldwin berterimakasih kepada Pemkab Simalungun dalam hal ini Dinas Pendidikan yang telah koperatif. Selain itu, suami dari Fahira Idris itu juga berterimakasih kepada pihak Ombudsman RI serta Ombudsman Perwakilan Sumut.

"Mereka cepat tanggap, menerima audiensi serta laporan dari kami. Pihak IPB yang terus memberikan kemudahan-kemudahan kepada klien kami untuk bisa kembali berkuliah," beber Aldwin.

"Yang terpenting saat ini pihak klien kami Arnita bisa lega sedikit bahwa Pemkab Simalungun melalui Dinas Pendidikan sudah mengirimkan uang ke Rekening an. Rektor IPB," beber dia.

Aldwin menjelaskan, pihaknya juga akan mengawal pengisian KRS Online Arnita. Termasuk Pembayaran Semester tiganya, lanjutan Beasiswa BUD dari semester 4 hingga lulus.

"Kami juga mempertanyakan hak Arnita selama non aktif ke Pemkab Simalungun. Semuanya itu harus jelas legal standing hukumnya yang jelas terkait masalah ini," pungkasn dia.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up