JawaPos Radar

Belum Ada Korban Jiwa

Kebakaran Hutan Gili Lawa, Polisi Data Komodo dan Manusia

03/08/2018, 13:15 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kebakaran Hutan Gili Lawa, Polisi Data Komodo dan Manusia
Kebakaran hutan di Gili Lawa, NTT. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Hutan di Gili Lawa Darat, Kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terbakar pada Rabu (1/8) petang. Hingga kini, penyebabnya masih diselidiki pihak Kepolisian.

"Kita belum tahu (penyebabnya). Kita masih lakukan penyelidikan apakah terbakar sendiri atau ada yang bakar," ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules A Abast saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (3/8).

Memang ada beberapa pihak mengatakan bahwa kebakaran di Gili Lawa ini disebabkan oleh turis yang sembarangan membuang puting rokok atau menyalakan api unggun tidak pada tempatnya. "Tapi kita harus memastikan, terbakar sendiri atau kalau ada yang membakar, atau sengaja membakar," imbuhnya.

Sejauh ini, Polres Manggarai Barat sudah melkukan investigasi. Sejumlah saksi yang pada saat itu berada di lokasi pun dimintai keterangan. "Dari Polres sudah melakukan kordinasi dengan balai untuk mendata kapal-kapal yanf saat itu berada di lokasi kebakaran maupun tour wisata," bebernya.

Namun dia tidak mengetahui jumlah pasti berapa orang yang diperiksa. Pihaknya juga masih mendata berapa luas wilayah Gili Lawa Darat yang terbakar. "Hasil kordinasi terakhir dengan Kapolres, pihak balai masih mendata.  Untuk manusia maupun komodo sejauh ini tidak ada laporan (menjadi korban)," jelas Jules.

Adapun kejadian ini bermula sekitar pukul 17.30 WIB, seorang kru kapal pengangkut wisatawan melihat adanya api di puncak bukit Savana di Gili Lawa Darat. Beberapa wisatawan pun turun melihat api semakin membesar dari puncak Gili Lawa yang letaknya di depan  Pulau komodo itu. 

"Api tersebut semakin besar merambat ke bawah puncak bukit. Kemudian dilakukan upaya pemadaman dan memberi tahu ke petugas balai nasional komodo," kata Jules. 

Upaya pemadaman langsung dilakukan dengan alat seadanya. Api baru padam sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (2/8) dini hari. "Kan nggak ada air. Kan pulau tidak berpenghuni. Jauh dari kota. Otomatis tidak ada Damkar," imbuhnya.

Lebih lanjut Jules mengatakan bahwa Gili Lawa Darat itu kini sudah ditutup untuk wisatawan. "Polres Manggarai Barat sudah lakukan kordinasi dengan pihak Balai Taman Nasional Komodo untuk menutup sementara lokasi kebakaran dari aktivitas wisatawan," pungkasnya.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up