JawaPos Radar

Kemenangan PSMS Medan atas PSM Makassar Berharga Rp 255 Juta

03/08/2018, 10:46 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
PSMS Medan, Persebaya Surabaya, Liga 1 2018, Sanksi Komdis, Komdis PSSI
PSMS Medan saat menang 3-1 atas PSM Makassar. Euforia suporter berlebihan membuat terjadinya kericuhan dan berujung pada sanksi dari Komdis PSSI (Instagram psmsmedanofficial)
Share this

JawaPos.com - Pada pekan ke-17, PSMS Medan berhasil meraih kemenangan penting 3-1 atas PSM Makassar di Stadion Teladan, Senin (23/7). Namun, kemenangan itu berharga mahal lantaran PSMS harus dikenai sanksi denda dari Komdis PSSI sebesar Rp 255 juta.

Sanksi itu dijatuhkan setelah Komdis PSSI melakukan sidang pada Rabu (1/8) kemarin. Seperti diketahui, usai laga, terjadi kericuhan. Fans PSMS bahkan turun ke lapangan dan mengakibatkan papan e-board rusak. Selain itu, suporter juga bentrok dengan aparat keamanan.

Terkait hal itu, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto langsung mengecek langsung ke Stadion Teladan. Bersama Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani, Dadang langsung memantau beberapa kerusakan yang ada di Stadion Teladan.

Kepada awak media Dadang mengatakan, kalau yang terjadi usai pertandingan PSMS kontra PSM bukan kerusuhan. Dia menganggap itu adalah luapan emosi suporter karena PSMS mampu memenangkan pertandingan.

"Ini sebenarnya bukan kerusuhan, tapi lebih kepada euforia dari penonton yang puas PSMS menang atas lawannya. Fans senang karena menang, tapi sayangnya agak berlebihan," kata Dadang.

PSMS Medan, Persebaya Surabaya, Liga 1 2018, Sanksi Komdis, Komdis PSSI
Fans PSMS saat masuk ke lapangan usai laga kontra PSM (Prayugo Utomo/Jawa Pos)

Hanya saja, PSSI tetap menilai itu tindakan melanggar statuta yang ada. Berdasar Komdis, tindakan itu tidak dibenarkan dan layak mendapat sanksi. Denda yang diberikan sangat besar nilainya karena jumlah pelanggaran yang ada cukup banyak.

Sementara itu, Persebaya Surabaya bisa dibilang sudah jatuh tertimpa tangga. Kekalahan 0-1 dari tuan rumah PSIS Semarang, Minggu (22/7), juga berujung pada sanksi denda. Ada dua sanksi denda yang harus diterima Persebaya yakni sebesar Rp 75 juta dan Rp 50 juta. Jenis pelanggaran yang dilakukan dianggap Komdis berbeda.

Dari sidang ini, ada dua pemain Liga 1 2018 yang harus dikenai larangan bermain. Ezechiel N'Douassel (Persib Bandung) dikenai larangan bermain dalam dua laga dan denda Rp 20 juta. Sementara, Wahyu Subo Seto (Bhayangkara FC), dikenai skorsing satu laga plus denda Rp 10 juta.

Sebenarnya ada satu pemain lagi yang dikenai skorsing. Dia adalah Ivan Carlos yang meludahi kiper Wawan Hendrawan saat Persija Jakarta menghadapi Bali United. Ivan dilarang bermain dalam 6 pertandingan. Namun, sanksi tersebut tak akan langsung dijalankan karena Ivan sudah hengkang dari Persija. Dia kini berkiprah di Liga Siprus.

PSMS Medan, Persebaya Surabaya, Liga 1 2018, Sanksi Komdis, Komdis PSSI
Persebaya saat kalah 0-1 di kandang PSIS (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

Berikut Hasil Sidang Komdis PSSI, Rabu (1/8)
1. Pemain Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: Barito Putera vs Persib Bandung
Tanggal kejadian: 22 Juli 2018
enis pelanggaran: Memukul pemain lawan
Hukuman: Sanksi larangan bermain selama 2 (dua) pertandingan dan denda Rp 20.000.000

2. Persebaya Surabaya
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya
Tanggal kejadian: 22 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
Hukuman: Sanksi denda Rp 75.000.000

3. Persebaya Surabaya
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya
Tanggal kejadian: 22 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
Hukuman: Sanksi denda Rp 50.000.000

4. PSIS Semarang
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya
Tanggal kejadian: 22 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Masuk ke shuttle ban
Hukuman: Teguran keras

5. PSMS Medan
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: PSMS Medan vs PSM Makassar
Tanggal kejadian: 23 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Penyalaan laser, smoke bomb, flare serta bentrok dengan polisi yang mengakibatkan perusakan e-board disertai pelemparan batu
Hukuman: Sanksi denda Rp 255.000.000

6. Persija Jakarta
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: Persija Jakarta vs Bali United
Tanggal kejadian: 17 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
Hukuman: Sanksi denda Rp 75.000.000

7. Pemain Persija Jakarta, Ivan Carlos
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: Persija Jakarta vs Bali United
Tanggal kejadian: 17 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Meludahi lawan
Hukuman: Sanksi larangan bermain selama 6 (enam) pertandingan

8. Pemain Bali United, Wawan Hendrawan
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: Persija Jakarta vs Bali United
Tanggal kejadian: 17 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Mendorong lawan
Hukuman: Teguran keras

9. Pemain Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PSMS Medan
Tanggal kejadian: 18 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif
Hukuman: Teguran keras

10. Borneo FC
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan : PS TIRA vs Borneo FC
Tanggal kejadian: 20 Juli 2018
Jenis pelanggaran: 5 KK
Hukuman: Sanksi denda Rp 50.000.000

11. Sriwijaya FC
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: Sriwijaya FC vs Arema FC
Tanggal kejadian: 21 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Pelemparan botol dan perusakan serta pelemparan kursi
Hukuman: Sanksi penutupan tribun utara dan selatan selama 5 (lima) pertandingan dan denda Rp 150.000.000

12. Pemain Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto
Nama kompetisi: Liga 1 2018
Pertandingan: Bali United FC vs Bhayangkara FC
Tanggal kejadian: 21 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif
Hukuman: Sanksi larangan bermain selama 1 (satu) pertandingan dan denda Rp 10.000.000

13. Pemain Persibat Batang, Bagas Probo
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: Persita Tangerang vs Persibat Batang
Tanggal kejadian: 17 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Tidak sportif
Hukuman: Sanksi larangan bermain selama 1 (satu) pertandingan sebagai sanksi tambahan dari Komite Disiplin PSSI

14. Persiraja Banda Aceh
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Cilegon United
Tanggal kejadian: 18 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Kegagalan panitia pelaksana pertandingan memberi rasa aman dan nyaman terhadap perangkat serta pelemparan botol
Hukuman: Sanksi denda Rp 50.000.000

15. Blitar United
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: Blitar United vs Kalteng Putra
Tanggal kejadian: 14 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Orang yang tidak teridentifikasi melakukan ancaman terhadap perangkat pertandingan
Hukuman: Sanksi denda Rp 10.000.000

16. PSIM Jogjakarta
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: PSIM Jogja vs Kalteng Putra
Tanggal kejadian: 19 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
Hukuman: Sanksi denda Rp 22.500.000

17. Ofisial Kalteng Putra, Sigit Widodo
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: PSIM Jogja vs Kalteng Putra
Tanggal kejadian: 19 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Mengejar wasit
Hukuman: Sanksi larangan masuk ruang ganti dan duduk di bench selama 1 (satu) pertandingan

18. Ofisial Kalteng Putra, Rahmat Nasution
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: PSIM Jogja vs Kalteng Putra
Tanggal kejadian: 19 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Mengejar wasit
Hukuman: Sanksi larangan masuk ruang ganti dan duduk di bench selama 1 (satu) pertandingan

19. Kalteng Putra
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: PSIM Jogja vs Kalteng Putra
Tanggal kejadian: 19 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Dua ofisial secara bersamaan mengejar wasit
Hukuman: Sanksi denda Rp 100.000.000

20. Pemain Kalteng Putra, Riki Yansen
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: PSIM Jogja vs Kalteng Putra
Tanggal kejadian: 19 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit
Hukuman: Teguran keras

21. Pemain Kalteng Putra, Riki Pambudi
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: PSIM Jogja vs Kalteng Putra
Tanggal kejadian: 19 Juli 2018
Jenis pelanggaran: Memprovokasi penonton
Hukuman: Sanksi larangan bermain selama 2 (dua) pertandingan dan denda Rp 20.000.000

22. PSS Sleman
Nama kompetisi: Liga 2 2018
Pertandingan: PSS Sleman vs Martapura FC
Tanggal kejadian: 16 Mei 2018
Jenis pelanggaran: Ancaman terhadap perangkat

(epr/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up