JawaPos Radar

Nelayan Asal Banyuwangi Tewas di Malang

03/08/2018, 10:12 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Nelayan Tewas
EVAKUASI: Petugas PMI Kabupaten Malang mengevakuasi korban yang tertimpa kayu kapal. (Dok. PMI Kabupaten Malang)
Share this image

JawaPos.com - Nasib nahas menimpa Tawari, 60. Nelayan asal Desa Badiyan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur itu harus meregang nyawa. Tawari tewas ketika menjaring ikan di kawasan Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Kamis (2/8) malam.

Kronologi kejadiannya, awalnya Tawari menjaring ikan berjarak sekitar satu mil dari Dermaga Sendang Biru. Tiba-tiba kayu pengait di kapal motor nelayan (KMN) Sumber Barokah yang ditumpanginya patah. Lalu, patahan kayu menimpa kepala Tawari. Akibatnya, korban mengalami luka dan tidak sadarkan diri.

"Saat itu korban tengah menjaring ikan dengan tiga anak buah kapal (ABK) lainnya. Di saat selesai menjaring ikan, tiba-tiba terjadi patah cengeran. Kemudian menghantam kepala korban hingga tak sadarkan diri," beber Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Muji Utomo dalam keterangannya, Jumat (3/8).

Mengetahui salah satu ABK tak sadarkan diri, pemimpin nelayan kemudian kembali ke dermaga dan mencari bantuan. Selang 20 menit kemudian, kapal bersandar di dermaga. "Korban dibawa ke PKM Sitiarjo. Tapi nyawanya tidak dapat ditolong," imbuh pria yang akrab disapa Mbah Tomo itu.

Anggota PMI Kabupaten Malang turut mengurusi jenazah korban. Kini, petugas mengantarkan jenazah menuju rumah duka di Banyuwangi.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up