JawaPos Radar

Akhir Pekan Rupiah Sulit Bergerak, Ini Sebabnya

03/08/2018, 08:07 WIB | Editor: Mochamad Nur
Akhir Pekan Rupiah Sulit Bergerak, Ini Sebabnya
Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer (DOK. ISSAK RAMADHAN/JAWAPOS.COM)
Share this image

JawaPos.com - Pergerakan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih sulit untuk bergerak menguat. Di sisi lain, pergerakan USD yang menguat dengan memanfaatkan masih buntunya kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok dapat berimbas pada kembali melemahnya Rupiah.

"Diperkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.482-14.463. Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah,” kata Analis AAEI Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (3/8).

Reza menjelaskan, belum adanya kabar kepastian kesepakatan dalam pertemuan antara AS dan Tiongkok dalam membahas permasalahan tarif dagang diantara keduanya membuat nilai mata uang USD kembali menguat.

“Imbasnya tentu membuat laju Rupiah kembali melemah,” tuturnya.

Akhir Pekan Rupiah Sulit Bergerak, Ini Sebabnya
Ilustrasi mata uang rupiah dan USD ()

Reza menuturkan, ditambah belum tercapainya kesepakatan seiring dengan sikap Presiden Trump yang berusaha meningkatkan tekanan terhadap China untuk konsesi perdagangan dengan mengusulkan tarif 25 persen lebih tinggi atas impor Cina senilai USD200 miliar.

Sementara dari dalam negeri sendiri, kata Reza, adanya pernyataan dari Menko Perekonomian, Darmin Nasution, dimana Pemerintah mengakui fundamental ekonomi memiliki kelemahan, yakni masih bergantung dengan asing.

“Sehingga ketika global mengalami tekanan, hal itu akan mudah mempengaruhi ekonomi Tanah Air turut membuat laju Rupiah kembali terhempas ke zona merah,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up