JawaPos Radar

IHSG Diprediksi Tertekan Jelang Akhir Pekan

03/08/2018, 07:20 WIB | Editor: Mochamad Nur
IHSG Diprediksi Tertekan Jelang Akhir Pekan
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pergerakan pasar saham Indonesia diperkirakan akan tertekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi cenderung tertekan, setelah kemarin berbalik melemah tipis sebesar 0,36 persen ke level 6.011.

Menurut analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, secara teknikal, laju IHSG bergerak terkonsolidasi, usai mencoba kembali ke level psikologis 6.000.

Secara teknikal, pola candlestick membentuk bullish counter attack dengan indikasi tertekan.

Dia mengatakan, indikator stochastic bergerak dead-cross di area jenuh beli dengan momentum yang tinggi pada indikator RSI.

"Sehingga, IHSG diperkirakan bergerak cenderung tertekan pada akhir pekan dengan rentang 5.886-6.030," kata Lanjar, di Jakarta, Jumat (3/8).

Lanjar menyebutkan, pada perdagangan kemarin mayoritas bursa saham di Asia ditutup melemah, tercermin dari penurunan indeks Nikkei (1,03 persen), Topix (1 persen), Hang Seng (2,21 persen), CSI (2,22 persen) dan Kospi (1,6 persen).

Sementara itu, IHSG ditutup melemah tipis 0,36 persen ke level 6.011, dipimpin penurunan indeks sektor aneka industri (1,97 persen) dan pertambangan (1,34 persen).

"Pelemahan IHSG seiring dengan terkoreksinya harga komoditas pertambangan. Investor asing tercatat net buy Rp154.76 miliar," ujar Lanjar.

Dengan demikian, tutur Lanjar, pergerakan IHSG yang cenderung mengalami koreksi lanjutan bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi tujuh saham berikut:

1. PT Jasa Marga Tbk (JSMR)
2. PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM)
3. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
4. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)
5. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
6. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
7. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up