JawaPos Radar

Upaya Pertamina Tingkatkan Produksi Migas dari Lapangan Jatibarang

03/08/2018, 07:13 WIB | Editor: Mochamad Nur
Upaya Pertamina Tingkatkan Produksi Migas dari Lapangan Jatibarang
Ilustrasi kantor pusat PT Pertamina (Persero) (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk meningkatkan produksi minyak dan gas dari lapangan Jatibarang Field. Jatibarang Field merupakan lapangan yang telah ada sejak 1972.

Pertamina EP Jatibarang Field saat ini mengelola 50 Struktur di Onshore dan 1 struktur di Off shore dengan total sumur penghasil Minyak dan gas sebanyak 170 sumur. Pada 2018, Pertamina EP memiliki strategi dan upaya optimalisasi produksi meliputi program sumur eksisting berupa stimulasi, reaktivasi, konversi lifting, reparasi (well intervention) dan Work Over.

Selain program pemboran sebanyak satu sumur dan direncanakan akan dilakukan dua Sumur berikutnya di semester 2 Tahun 2018 di struktur Cemara (CMS) dan Akasia Bagus (ABG).

Beberapa upaya yang berhasil dilakukan di Field Jatibarang dalam program optimalisasi produksi. Langkah itu dilakukan dengan sejumlah program, yakni program reaktivasi,program optimasi lifting, program stimulasi serta program reparasi dan work over baik Minyak maupun Gas.

Untuk sumur minyak hasil workover yang cukup memberikan hasil signifikan adalah di struktur Akasia Bagus (ABG-2 dan ABG-3) serta struktur Jatibesar (JBS-01). Saat ini kontribusi produksi dari ke tiga sumur tersebut rata – rata 537 BOPD secara sembur alam.

“Saat ini rata-rata produksi harian Jatibarang adalah 5184 BOPD dan 42.05 MMSCFD,” kata Public Relation Manager PT Pertamina EP Hermansyah Y Nasroen, dalam keterangan resmi, Jumat (3/8).

Adapun, upaya yang akan dilakukan di Semester 2 tahun 2018 yang diharapkan mampu menambah produksi Migas di Jatibarang Field, seperti pemboran 2 sumur, di struktur Cemara (CMS-XXI), program stimulasi dan fracturing, reaktivasi dan reparasi sumur khususnya di struktur X ray.

Upaya-upaya optimalisasi tersebut diharapkan bisa menambah produksi Jatibarang field, dengan prognosa pencapaian rata- rata tertinggi MTD dibulan Desember 2018 menembus angka 5,893 BOPD.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up