JawaPos Radar

Namanya Dicatut Timses Jokowi, Dua Rektor di Sumbar Mengadu ke Menteri

02/08/2018, 23:39 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Rektor UIN IB Padang, Eka Putra Wirman
Rektor UIN IB Padang, Eka Putra Wirman (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Masuknya sejumlah nama akademisi dalam jajaran Dewan Penasehat Forum Komunikasi Relawan pemenangan Jokowi (FKRJ) Sumatera Barat ramai diperbincangkan. Menanggapi hal itu, Rektor Universitas Andalas (Unand), Tafdil Husni mengaku tidak tahu menahu.

Bahkan dirinya terkejut masuk dalam jajaran Dewan Penasehat FKRJ Sumbar 2019 yang telah dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi (Rejo), Sidarto Danusubroto di Kota Padang, Kamis (2/8).

"Saya terkejut juga mendengar nama saya masuk. Saya tidak tahu dan tidak pernah (ikut FKRJ,red)," terang Tafdil saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (2/8) sore.

Rektor Unand, Tafdil Husni
Rektor Unand, Tafdil Husni (Istimewa)

Bahkan, atas kejadian itu, dirinya langsung melaporkan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur lantaran tidak pernah mengikuti FKRJ.

"Saya juga sudah lapor Pak Menristekdikti, Mohamad Nasir tadi saat beliau menghadiri kirab api obor Asian Games," jawabnya singkat.

Senada, Rektor UIN Imam Bonjol (IB) Padang, Eka Putra Wirman pun membantah dan tidak mengetahui hal tersebut. "Itu tidak benar, nama saya dicatut," kata Eka pada JawaPos.com.

Kendati demikian, Eka tidak menampik, Ketua FKRJ, Mayjen TNI (Purn) Hartind Asrin pernah menghubunginya. Sebab memang, yang di dalam kepengurusan FKRJ adalah sahabat-sahabatnya sendiri. Namun, ia menegaskan, dirinya sebagai ASN tidak dibenarkan terlibat politik praktis. Tentunya, Ketua FKRJ yang juga mantan penyelenggara Negara paham tentang kenetralan ASN.

"Terkait nama saya masuk ini, saya sudah lapor ke Menteri Agama, ke Dirjen Dikti. Saya juga sudah bilang ke Ketuanya (FKRJ) untuk mencabut nama saya dari daftar tim relawan," tutup Eka yang tengah berada di Jakarta.

Sebelumnya, sejumlah nama politisi, akedemisi hingga ulama Sumatera Barat (Sumbar) masuk dalam jajaran Dewan Penasehat Forum Komunikasi Relawan pemenangan Jokowi (FKRJ) Sumbar 2019.

Dari lampiran SK kepengurusan, terpampang sejumlah nama Rektor Universitas Negeri maupun swasta di Sumbar. Diantaranya, Rektor Universitas Andalas (Unand) Tafdil Husni, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri, Rektor UIN IB Padang, Eka Putra Wirman, Rektor Universitas Baiturrahmah, Musliar Kasim.

Selain rektor, sederet nama ulama Sumbar juga terdaftar dalam kepengurusan tim pemenangan Jokowi itu. Diantaranya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Shofwan Karim Elha, Buya Masoed Abidin, Gusrizal Gazahar, dan Ketua MUI Kota Padang, Duski Samad. Dari nama tokoh ulama itu, baru Ketua MUI Sumbar yang membantah SK tersebut dan menegaskan namanya dicatut tim FKRJ Sumbar 2019.

Ketua FKRJ Sumbar 2019, Mayjen (Purn) Hartind Asrin mengatakan, sebelum memutuskan nama-nama tersebut, pihaknya terlebih dahulu sudah melakukan pertemuan pada 25 Juli 2018.

"Hampir semua yang datang waktu itu mendukung. Ada juga yang kita hubungi dengan telepon seluler dan mereka mendukung," kata Hartind saat diwawancarai awak media usai pengukuhan FKRJ Sumbar 2019 di Padang, Kamis (2/8).

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up