JawaPos Radar

JK Sebut Tahun Depan Pemilu Tersulit di Dunia, Ada Apa?

02/08/2018, 19:03 WIB | Editor: Saugi Riyandi
JK Sebut Tahun Depan Pemilu Tersulit di Dunia, Ada Apa?
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pesta demokrasi akan kembali digelar 2019 mendatang. Seluruh masyarakat Indonesia akan memilih pemimpin dan wakil mereka di legislatif.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut tahun depan menjadi pemilu tersulit di dunia. Ada apa?

"Karena ada lima pilihan yang harus tiap orang memilih tiap kertas. Kertas itu terdiri dari berbagai macam-macam partai dan bermacam-macam calon. Jadi faktor yang harus dihitung kira-kira ada 500 faktor yang harus dihitung pada pemilu yang akan datang. DPR tingkat nasional, DPR tingkat I, tingkat II, kemudian DPD, baru presiden," ujarnya di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (2/8).

Menurutnya, pemilihan yang paling mudah di tahun depan ada pemilihan presiden. Sebab, dia optimis hanya akan ada dua calon yang bertarung.

"Yang paling mudah presiden, nomor satu atau nomor dua. Karena sudah hampir pasti dua pasang calon pada pemilu April mendatang," tuturnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada semua pihak agar turut mensukseskan pesta demokrasi tahun depan. Selain itu, KPU, Bawaslu dan instansi lainnya diminta untuk semakin ketat dalam melakukan pengawasan terhadap praktik-praktik kecurangan dalam pemilu.

"Menghitungnya yang rumit, sehingga bisa menimbulkan pengawasan yang kuat. Karena itu kita mengharapkan KPU, Bawaslu, Kepolisian, juga seluruh masyarakat melaksanakan pemilu dengan baik," tutupnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up