JawaPos Radar

Pilpres 2019

SBY Ambil Alih Panggung Koalisi Penantang Jokowi dari Prabowo

02/08/2018, 17:49 WIB | Editor: Estu Suryowati
SBY Ambil Alih Panggung Koalisi Penantang Jokowi dari Prabowo
Direktur Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirajuddin Abbas di Jakarta, Kamis (2/8). (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Demokrat telah menyatakan bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto. Namun, bergabungnya partai berlambang bintang mercy itu justru memunculkan persepsi berbeda terhadap elektabilitas Prabowo.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru berhasil menguasai panggung, dan disebut-sebut bakal menggeser pamor Ketua Umum Gerindra. Hal ini juga disampaikan oleh Direktur Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirajuddin Abbas.

"Pelan-pelan Pak SBY sudah mengambil panggung secara keseluruhan. Yang memiiki panggung dan skenario di oposisi bukan lagi Prabowo, tapi SBY," kata Abbas di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (2/8).

Abbas menuturkan, SBY memiliki peran penting dalam pematangan koalisi. Setelah Purnawirawan TNI itu memutuskan bergabung, perlahan Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai menemui kesepakatan bersama.

Abbas menilai situasi itu terwujud akibat tangan dingin SBY. Menurutnya keahlian tersebut yang tidak dimiliki oleh Prabowo sehingga koalisi tak kunjung solid.

"Dan itu ditunjukkan lewat cara Prabowo menyelesaikan negosiasi yang terkatung-katung sekian bulan dengan PKS dan PAN. Dan SBY lah yang menyelesaikan negosiasi yang masih menggantung itu. Deal dengan PKS untuk gabung koalisi dan mungkin PAN hampir deal untuk bergabung," terangnya.

Di sisi lain, Abbas mengaku tidak yakin dengan ucapan SBY terkait urusan cawapres menjadi kewenangan Prabowo. Menurutnya keputusan pendamping mantan Danjen Kopassus itu akan tetap menyertakan campur tangan SBY.

"SBY juga meskipun membiarkan, untuk pilhan wakil serahkan ke Prabowo, saya kira itu fatsun di depan publik saja," tuturnya.

"De factonya, Prabowo sudah menyerahkan kepemimpinan koalisi itu ke SBY dan menyerahkan panggung dan skenario politik dari kelompok oposisi ini ke SBY," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up