JawaPos Radar

Ernest Prakasa: Sineas Tak Hanya Butuh Artis Muka Blasteran

14/07/2018, 15:10 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Ernest Prakasa
Sutradara muda berbakat, Ernest Prakasa menyebut wajah tak menentukan kualitas aktris dan aktor. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Industri perfilman tanah air bisa dibilang sedang bergairah. Penonton Indonesia sudah mulai menghargai karya para sineas dengan menonton ke bioskop. Hal tersebut beriringan dengan meningkatnya kebutuhan akan talenta-talenta baru.

Berdasarkan hal tersebut, Ernest Prakasa, selaku sutradara mengutarakan pendapatnya. Menurutnya, tak hanya orang depan layar yang semakin dibutuhkan, melainkan orang kreatif dibelakangnya. Di antaranya, penulis skenario, sutradara, lighting, camera man, dan sebagainya.

"Industri perfilman kita sedang berkembang ya, jadi kita memang krisis talen baru, makanya saya ajak asisten sutradara magang di film saya, dan ngadain kelas penulisan skenario juga," kata Ernest di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Artis muka bule
Ilustrasi: Artis blasteran lebih mendapatkan tempat di industri film tanah air. (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Melihat banyaknya pemain-pemain muda berbakat sebagai aktor dan aktris tanah air, Ernest mengaku bangga. Sementara saat disinggung soal wajah blasteran sebagai modal menjanjikan ernest mengelaknya.

"Blasteran dari dulu ya, selalu ada. Kita selalu butuh wajah blasteran, melayu, tionghoa, dan sebagainya, tapi nggak menjamin (sukses/bagusnya)," paparnya.

Selain itu, dia juga menilai masih banyak produser dan sutradara yang membuat film dengan mengedepankan kisah lokal sebagai latar utama, sehingga wajah-wajah lokal lah yang dibutuhkan. Baru-baru ini yang menarik perhatian justru artis berwajah Indonesia seperti Dea Panendra.

"Nggak juga (jadi bagus dan terkenal), kita lihat nama baru banyak yang bersinar, kaya Dea Panendra, Marsha Timothy. Tergantungan kebutuhan skenario sih ya, disesuaikan sama kebutuhan film aja lah," pungkasnya.

(yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up