JawaPos Radar

Raih Juara Dunia, Zohri Banjir Hadiah, Dari Rumah Baru Hingga jadi PNS

14/07/2018, 13:11 WIB | Editor: Ilham Safutra
Raih Juara Dunia, Zohri Banjir Hadiah, Dari Rumah Baru Hingga jadi PNS
Fazilah, kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, merapikan tempat tidur yang selama ini dipakai sprinter Indonesia itu di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kabupaten Lombok Barat. (Harli/Lombok Post/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Sprinter muda Indonesia Lalu Muhammad Zohri langsung kebanjiran hadiah setelah menjadi juara dunia lari 100 meter kejuaraan dunia U-20 di Tampere, Finlandia, Kamis dini hari WIB (12/7). Belum juga pulang ke tanah air, bonus dan hadiah siap mengguyur atlet 18 tahun asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah menyiapkan dua jenis bonus bagi pelari yang juga dipersiapkan tampil di Asian Games 2018 tersebut. Berupa beasiswa dan uang tunai Rp 250 juta.

Bonus itu akan diberikan Menpora Imam Nahrawi secara simbolis saat menjemput Zohri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Selasa malam (17/7). "Kami punya program beasiswa dan fresh money. Seminggu bisa cair," ujar Imam kepada awak media di kantor Kemenpora kemarin (13/7).

Melalui sambungan telepon dengan Menpora di depan awak media, Zohri menyampaikan terima kasih atas semua dukungan yang diberikan kepadanya. Dia juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rabu pagi (18/7).

Raih Juara Dunia, Zohri Banjir Hadiah, Dari Rumah Baru Hingga jadi PNS
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri usai mendapatkan juara dunia. (Chandra Satwika/Jawa Pos)

"Insya Allah mau, Pak. Mau banget ketemu orang besar," ujarnya saat ditanya Imam.

Apresiasi lain datang dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Zohri langsung dijanjikan diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Pengangkatan itu dilakukan melalui skema formasi khusus.

Selain tawaran menjadi PNS, Zohri ditawari menjadi anggota TNI-AD tanpa tes. Tawaran itu disampaikan Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Perhatian paling banyak memang terkait dengan rumah peninggalan orang tua Zohri di Lombok Utara yang kurang layak huni. Presiden Jokowi memerintah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono merenovasi rumah Zohri di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Mendagri Tjahjo Kumolo yang awalnya akan merenovasi rumah Zohri akhirnya mengubah rencana. Keluarga besar Kemendagri, kata dia, akan membelikan rumah baru untuk Zohri.

Mengenai banyaknya tawaran merenovasi rumah, keluarga Zohri meminta rumah tersebut tidak direnovasi total. Lalu Marif, kakak Zohri, mengatakan, keluarga memutuskan, bila renovasi, sifatnya perbaikan saja. "Rumah ini bersejarah bagi kami." 

(nap/far/tau/arl/dit/JPG/c9/tom)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up