JawaPos Radar

Menlu Resmikan Jembatan Diplomasi di Garut

13/07/2018, 20:41 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Menlu Resmikan Jembatan Diplomasi di Garut
Menlu meresmikan Jembatan Diplomasi Garut (Verryana Imel Novia/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi meresmikan jembatan yang dinamai Jembatan Diplomasi di Garut, Jawa Barat pada Jumat, (13/7). Jembatan ini dibangun untuk menggantikan jembatan sebelumnya yang hancur oleh banjir du tahun lalu.

Jembatan ini menghubungkan antara Desa Cibunar, Tarogong Kidul dan Desa Mangku Rakyat, Cilawu di atas Sungai Cimanuk. Jembatan Diplomasi ini merupakan sumbangan dari Asean Charity Golf - Jakarta Ambassador Golf Association (JAGA) yang ketuanya adalah Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir.

Jembatan ini dinamakan Jembatan Diplomasi karena menurut Menlu Retno diplomasi sendiri bermakna menjembatani dan menengahi segala konflik yang ada. Ketika ada konflik, selama diplomasi dijalankan, maka akan menghindar dari konflik.

"Karena kita tidak mau ada konflik, kita berbeda agama, tapi selama kita bicara, konflik itu tak akan terjadi. Makna diplomasi akan membawa perdamaian. Begitu juga dengam jembatan ini yang akan menjembatani silaturahmi ibu bapak sekalian," kata Retno kepada para warga di Garut.

Warga sekitar pun merasa bersyukur dengan adanya jembatan ini. Setelah banjir bandang, jembatan yang mereka buat atas hibah warga hancur dan mereka harus jalan jauh atau naik angkot untuk sampai ke desa sebelah.

"Setelah banjir nggak ada jembatan, anak saya yang sekolah akhirnya sampai tinggal di deket sekolah, karena nggak ada motor juga, jauh kalau jalan," kata salah satu warga bernama Oneng ketika diwawancara JawaPos.com.

Rasa syukur ini juga disampaikan oleh warga bernama Iyam yang setiap hari memang menggunakan jembatan ini untuk lakukan aktivitas di desa seberang. "Saya juga senang, walaupun masih cukup untuk pejalan kaki saja, saya sudah senang ada jembatan ini, saya dan anak-anak tak kesulitan," katanya.

Jembatan berkonstruksi baja sepanjang 50 meter tersebut selesai dibangun pada Januari 2018. Proses pengerjaannya sendiri makan waktu tiga bulan.

Selain Menlu Retno dan Wamenlu A.M Fachir, beberapa eselon 1 Kementerian Luar Negeri dihadiri pula oleh Bupati Garut, H. Rudi Gunawan beserta para pejabat pemkab Garut, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Camat Tarogong Kidul, Camat Cilawu, serta Tokoh masyarakat desa Cibunar dan desa Mangku Rakyat.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up