JawaPos Radar

Telur Dibanderol Rp 28 Ribu Buat Pedagang Sepi Pembeli

13/07/2018, 16:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Telur Dibanderol Rp 28 Ribu Buat Pedagang Sepi Pembeli
Ilustrasi kenaikan harga telur ayam di pasaran. (Dery Ridwansyah/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kenaikan harga telur yang sempat ramai diperbincangkan ternyata dirasakan juga oleh para pedagang telur di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat. Bahkan, kenaikan harga ini diikuti dengan sepinya pembeli yang berkunjung ke Pasar Gondangdia.

Pemilik agen telur, Nita, 60 dirinya mengatakan kenaikan sebenarnya sudah terjadi seminggu belakangan. Seperti di tokonya saja, harga telur mengalami kenaikan Rp 4.000.

"Sebenarnya stabil karena naik turun ya, sudah semingguan seperti ini disini, sepi banget. Saya juga karena agen nggak bisa naikin harga tinggi kayak yang lain, kasihan kalau buat dijual lagi," tutur Nita saat ditemui di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (13/7).

Pantauan JawaPos.com di Pasar Gondangia, Jakarta Pusat, Nita mengaku menaikkan harga telur ayam tidak jauh berbeda dengan yang lain. Dirinya membanderol telur per kilogram dengan harga Rp 28.000 dari sebelumnya Rp 24.000.

Setelah terpantau ke beberapa toko pun, Pasar ini sepi pengunjung. Terlebih ketika Lebaran selesai, Nita mengutarakan turunnya angka pengunjung cukup drastis sampai 30 persen.

"Ya saya kan dari Jakarta sumbernya borongan jadi masih 28, kalau toko lain pasti udah Rp 29-30 ribu soalnya mereka dari Jawa Timur kebanyakan. Pasti mahal soalnya kan ngambil untung Rp 1.000 itu," jelasnya.

Namun, Nita mengakui karena dirinya menjual telur sebagai agen maka dirinya selalu dapat pelanggan walau tidak banyak. Dirinya hanya merasa kasihan kepada para penjual toko kecil yang harus menjual harga selangit.

Pada kesempatan itu, salah satu pembeli telur, Sukirwa, 44, mengeluhkan kenaikan harga yang dinilai dapat membuatnya merugi. Pasalnya, telur menjadi salah satu komoditas yang dirinya jual salah satu toserba di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

“Ya bisa rugi kan harga dari sini sudah segitu, jualnya mau berapa. Ini mah udah untung tipis-tipis, ya yang penting mah halal lah," tutur Sukirwa.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up