JawaPos Radar

Fitriani Tertekan Kritikan di Medsos, PBSI: Tolong Kritik Membangun

13/07/2018, 16:23 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Fitriani, PBSI, Susy Susanti
Diharapkan kritik untuk Fitriani adalah kritik membangun (Dok. PBSI)
Share this image

JawaPos.com - Performa menurun yang dialami pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, dinilai karena terlalu mendengarkan kritikan dari media sosial. PBSI pun meminta kepada masyarakat agar mengkritik yang membangun para atlet.

Kekalahan Fitriani dalam beberapa kejuaraan bergengsi membuat kecewa masyarakat Indonesia. Pelbagai komentar pun bermunculan, salah satunya melalui media sosial.

Namun, komentar dan kritikan itu dinilai sangat berdampak kepada permainan sang atlet. Fitriani dinilai begitu tertekan dan terkadang bermain mengikuti saran orang.

"Salah satunya, Fitri sedikit tertutup. Kedua juga mungkin dengan ada banyak masukan, dari media sosial juga. Jadi tolong andai ingin kritik, kritik yang membangun," beber Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti.

Menurut Susy, masukan dari banyak orang memang terkadang menjadikan beban tersendiri. Padahal untuk menjadi pemain potensial butuh proses. Susy yakin prestasi gemilang akan diraih di balik keterpurukan saat ini.

"Proses itu penting. Mungkin ada pemain yang cepat naik, ada juga mungkin yang cukup lama untuk bisa naik. Tetap selalu memberikan semangat positif kepada atlet-atlet, ayo terus untuk kerja keras," katanya.

Fitriani diminta harus bisa menganalisis permainan. Bukan saja pada lawan, melainkan diri sendiri. Setelah pertandingan usai, tentu evaluasi harus dilakukan.

"Jadi Fitri harus bisa menganalisis kenapa kalah dan harus dicatat. Ini jadi bekal untuk pertandingan selanjutnya. Setiap lawan itu harus tahu kelemahan dan kelebihannya," tutup Susy.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up