JawaPos Radar

Paman dan Keponakan Kompak Bacok Tetangga Hingga Kritis

13/07/2018, 16:08 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Paman dan Keponakan Kompak Bacok Tetangga Hingga Kritis
Tiga pelaku saat diamankan di Polsek SU II Palembang (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kasus penganiayaan dilakukan oleh seorang paman dan keponakannya. Mereka kompak melakukan pembacokan terhadap korban Saprul, 28, tetangganya sendiri, hingga mengalami kritis. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Azhari Lorong Perbatasan Kelurahan Tangga Takat, Seberang Ulu (SU) 2 Palembang, Sumsel.

Ketiga pelaku yang masih bersaudara itu adalah Ricat Damar, 32, Erlangga Saputra, 27, Wibowo Kurniawan, 31. Mereka kini berurusan dengan Polsek SU II Palembang.

Sedangkan akibat pembacokan tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan secara intensif.

Kejadian bermula saat Ricat Damar, yang merupakan paman Erlangga dan Wibowo, bertemu korban Saprul di KH Azhari Lorong Perbatasan Kelurahan Tangga Takat, Seberang Ulu (SU) II Palembang.

Kemudian, Ricat menasehati korban yang saat itu tengah memiliki masalah keluarga. Korban yang tak menerima nasehat tersebut langsung mengancam Ricat. Bahkan, mengejar Ricat menggunakan senjata tajam. Beruntung, Ricat berhasil melarikan diri dari ancaman korban. Ricat kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada dua keponakannya.

"Kami mendengar cerita itu langsung kesal dan langsung mendatangi korban," kata pelaku Erlangga saat ditemui di Polsek SU II Palembang, Kamis (12/7).

Saat di rumah korban, mereka pun langsung membacok di kepala, tangan, serta beberapa bagian tubuhnya. Lalu, kemudian kembali ke rumah hingga akhirnya ditangkap oleh polisi. "Kami melakukannya dengan menggunakan parang dan besi, Pak," tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek SU II Palembang, Kompol Okto Setiawan membenarkan penangkapan tiga pelaku atas aksi pengeroyokan terhadap Saprul. "Ketiga pelaku ini masih ada hubungan keluarga," katanya.

Atas perbuatannya, mereka diancam dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyakan dengan ancaman hukuman 5 tahun. "Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka bacok di kepala dan beberapa bagian tubuhnya," tutupnya.

(ce1/lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up