JawaPos Radar

Warga Kecewa Kawasan SUGBK Ditutup

13/07/2018, 15:25 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Warga Kecewa Kawasan SUGBK Ditutup
Salah satu pengunjung dilarang masuk ke kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. (Reyn Gloria/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ditutupnya kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, membuat masyarakat kecewa khsususnya yang sering berolahraga dan berlari. Namun, mau tidak mau masyarakat pun harus menerima karena hal ini demi penyempurnaan ajang Asian Games 2018.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, beberapa orang telah memakai trotoar GBK yang baru untuk menjalankan aktivitas olahraganya. Namun, berbeda dengan salah satu pengunjung, Dodi, 21 yang merasa kaget karena dihentikan petugas keamanan di pintu masuk 10.

"Iya saya bingung, kenapa distop gitu. Ternyata baru tahu dijelaskan nggak boleh masuk soalnya lagi proses pembangunan supaya cepat selesai. Saya baru tahu, makanya tadi diberhentiin," tuturnya saat ditemui JawaPos.com, Jumat (13/7).

Warga Kecewa Kawasan SUGBK Ditutup
Pengunjung lari di luar kawasan SUGBK. (Reyn Gloria/ JawaPos.com)

Menurutnya, sosialisasi itu perlu digencarkan lagi sebab pemuda asal Bendungan Hilir tersebut merasa sia-sia datang tanpa bisa berlatih bola seperti biasa. Dirinya pun berharap agar ke depan pemberitahuan lebih menyeluruh.

"Ya saya kan juga suka main instagram tapi nggak ada yang heboh-heboh. Lebih menyeluruh saja infonya, kalau bisa di sosmed juga. Saya mending ke Monas saja tahu gini mah" jelasnya.

Pada saat yang sama, salah satu pengunjung Cleo, 28 bersama rekannya pun tengah melintasi trotoar dengan berlari. Saat ditemui JawaPos.com, dirinya mengakui tidak keberatan atas ditutupnya GBK karena ini demi kepentingan nama baik Indonesia.

"Saya nggak masalah, memang jadi nggak bisa lari di dalam tapi syukurnya trotoar sudah bisa dipakai jadi nggak masalah. Ya semoga cepat saja selesainya supaya nggak bikin malu Indonesia," terang Cleo.

Sesuai informasi, GBK telah ditutup untuk umum sejak Selasa (10/7) hal ini dikarenakan proses pembenahan fisik yang ditarget sampai akhir Juli 2018. Sehingga, perhelatan Olahraga tersebut dapat berjalan dengan lancar pada 18 Agustus mendatang.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up