JawaPos Radar

Pedagang Bingung, Harga Bahan Pokok di Palembang Melonjak

13/07/2018, 15:13 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Pedagang Bingung, Harga Bahan Pokok di Palembang Melonjak
Ilustrasi (Dok JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Peningkatan harga bahan pokok juga terjadi di Kota Palembang, Sumsel. Di dua Pasar Tradisional Palembang yakni Pasar Perumnas dan Pasar KM 5 Palembang, terpantau sejumlah harga bahan pokok naik.

Pedagang Pasar Perumnas, Supri, 49, mengatakan peningkatan harga bahan pokok ini terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Harga bahan pokok meningkat yaitu, cabai keriting dari semula Rp 20 ribu perkilogram meningkat menjadi Rp 35 ribu perkilogram. Kemudian, bawang yang semula hanya Rp 30 ribu perkilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

Selain itu, harga daging yang semua Rp 120 ribu - Rp 130 ribu perkilogram meningkat menjadi Rp 130 ribu - Rp 140 ribu per kilogram. Begitu juga harga telur yang semula hanya Rp 21 ribu meningkat menjadi Rp 25 ribu perkilogram.

"Kami tidak tau pasti alasannya karena memang kami juga mengambil sudah tinggi," katanya saat ditemui di Pasar Perumnas, Kamis (12/7).

Menurutnya, penurunan harga terjadi pasca lebaran. Namun, semakin berlalu peningkatan mulai terjadi tapi fluktuatif. Kadang meningkat dan kadang juga mengalami penurunan.

Akibat kenaikan ini, para konsumen pun mengurangi pembeliannya. "Kami juga terpaksa mengurangi pembeli, takut nantinya kembali turun sehingga kami tentunya rugi," singkatnya.

Hal senada diungkapkan pedagang Pasar KM 5 Palembang, Zainal. Dikatakan Zainal, memang saat ini sejumlah bahan pokok mengalami peningkatan seperti Ayam Potong yang semula hanya Rp 28 ribu - Rp 30 ribu per kilogram kini meningkat menjadi Rp 38 ribu perkilogram. Begitu juga telur, semula hanya Rp 20 ribu - Rp 22 ribu kini meningkat menjadi Rp 26 ribu per kilogramnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, meningkatnya harga telur ini akibat pasokan terbatas karena produksi telur menurun. Serta banyaknya ayam petelur dipotong untuk keperluan lebaran.

"Saya juga sempat kesulitan mendapatkan telur, beberapa waktu yang lalu," katanya.

Ia berharap pemerintah segera bertindak mencegah harga telur dan bahan pokok lainnya yang terus melonjak. "Pembeli juga saat ini terus menurun akibat harga terus meningkat," tutupnya.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up