JawaPos Radar

Begini Isi Surat Kim Jong Un kepada Trump

13/07/2018, 15:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Begini Isi Surat Kim Jong Un kepada Trump
Kim Jong Un mengirim surat kepada Trump (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunggah sebuah surat dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di akun Twitter-nya. Seperti dilansir BBC pada Jumat (13/7), dalam surat tersebut, Kim menyuarakan harapan untuk masa depan baru dengan AS dalam hubungan bilateral.

Namun, surat itu tidak menyebutkan upaya denuklirisasi yang dilakukan Pyongyang. Masalah utama yang dibahas kedua pemimpin pada pertemuan bersejarah Juni di Singapura adalah denuklirisasi.

Di dalam suratnya, Kim mengatakan, "Saya sangat menghargai upaya luar biasa yang dilakukan oleh Yang Mulia Bapak Presiden AS.”

Begini Isi Surat Kim Jong Un kepada Trump
Ambisi pengembangan rudal Kim Jong Un sempat membuat hubungan Korut dan Korsel memanas, begitu pula hubungan Korut dan AS (Infografis: Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Dia juga mengatakan, kepercayaan bilateral harus diperkuat lebih lanjut dalam proses pengambilan tindakan praktis di masa depan. Kim mengatakan, kemajuan dari zaman yang penting dalam mempromosikan hubungan bilateral akan membawa pertemuan berikutnya ke depan.

Dalam surat itu, Trump mengatakan kemajuan besar sedang dibuat. Namun ia tak memerinci kemajuan semacam apa.

Pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Singapura pada 12 Juni, Trump dan Kim menandatangani dokumen yang termasuk janji dari Korea Utara untuk melenyapkan senjata nuklir di Semenanjung Korea. Sebagai imbalannya, Washington setuju untuk menghentikan latihan militer AS di Korea Selatan.

Namun, kritikus telah berulang kali mengatakan, Trump gagal untuk mendapatkan komitmen tegas dari Korut yang berjanji melakukan pembongkaran senjata nuklirnya. Pekan lalu, Korut menuduh AS menggunakan taktik gangster untuk mendorongnya ke arah pelucutan senjata nuklir setelah putaran baru perundingan tingkat tinggi.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, yang menghadiri perundingan di Pyongyang mengatakan, kemajuan dibuat selama kunjungan dua hari ke Pyongyang. Tanggal surat Kim kepada Trump menunjukkan kalau surat itu mungkin telah dikirim sebelum kunjungan Pompeo.

AS kemudian mengatakan, Korut menawarkan untuk bertemu pada 15 Juli. "Kami akan siap," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert.

(ina/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up