JawaPos Radar

Teroris Mengancam, 12 Ribu Polisi Amankan Nobar Piala Dunia di Prancis

13/07/2018, 14:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Teroris Mengancam, 12 Ribu Polisi Amankan Nobar Piala Dunia di Prancis
Michel Delpuech dari kepolisian mengatakan, selain 12.000 anggota, akan ada 3.000 personil bantuan lainnya yang akan dikerahkan untuk melakukan proses pengamanan (Eric Feferberg/AFP)
Share this image

JawaPos.com - Setelah berhasil menang dengan skor 1-0 dari Belgia, Prancis siap maju ke babak final Piala Dunia melawan Kroasia. Prancis berhasil menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1.

Ribuan penggemar diperkirakan akan memadati stadion untuk menyaksikan peristiwa penting tersebut. Kepolisian menyatakan, terdapat 12 ribu anggota polisi yang dimobilisasi untuk mengamankan perayaan final Piala Dunia.

Michel Delpuech dari kepolisian mengatakan, selain 12 ribu anggota, akan ada 3 ribu personel bantuan lainnya yang akan dikerahkan untuk melakukan proses pengamanan. Tanggal 14 Juli, selain dijadwalkan sebagai Hari Nasional juga bertepatan dengan momen final Piala Dunia antara Prancis dan Kroasia.

Teroris Mengancam, 12 Ribu Polisi Amankan Nobar Piala Dunia di Prancis
Rusia jadi tuan rumah Piala Dunia 2018 (Mirror)

Kepolisian juga berjaga ketat untuk mencegah kejahatan terorisme. Kepala polisi setempat mengatakan, sudah terbukti ada ancaman teroris. Maka anggota kepolisian akan dikerahkan untuk mengawal berjalannya final Piala Dunia.

Seperti dilansir AFP, pihak Prancis nantinya akan menyediakan tempat bagi para penggemar yang akan menggelar nonton bareng final Piala Dunia yang disebut dengan zona penggemar. Zona penggemar bahkan diperkirakan dapat menampung sebanyak 90 ribu penonton.

Zona penggemar nantinya akan bertempat di dekat menara Eiffel dan akan ditutup pada hari Minggu demi alasan keamanan. Ratusan ribu orang turun ke jalanan Paris untuk merayakan kemenangan Prancis atas Belgia dengan skor 1-0. The Blues berhasil masuk final dunia ketiga selama 20 tahun terakhir.

Di Champs Elysees yang jadi tempat pertemuan lokal yang meriah, sempat terjadi ketegangan. Beberapa orang melemparkan proyektil ke polisi yang melayangkan gas air mata sebelum mengevakuasi jalan.

(ce1/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up