JawaPos Radar

Diduga Selewengkan Anggaran, Kapolres Sanggau Dicopot

13/07/2018, 10:18 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kapolres Sanggau Dicopot
Ilustrasi. (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kapolres Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), AKBP Rachmat Kurniawan ternyata sudah dicopot dari jabatannya. Posisinya digantikan AKBP Imam Riyadi yang sebelumnya menjadi Kapolres Kapuas Hulu.

Kabar pencopotannya itu baru ramai setelah Surat Telegram Rahasia Kapolri nomor ST/1660/VII/KEP./2018 tersebar. Di dalam surat tersebut, Rachmat dimutasikan menjadi pejabat menengah Polda Kalbar.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohamad Iqbal. "Diduga (Rachmat) langgar disiplin dan kode etik," kata Iqbal di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (12/7).

Lulusan Akpol angkatan 1997 itu dicopot karena dugaan penyalahgunaan dana pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar. Diduga ada pemotongan anggaran pesta demokrasi, termasuk uang saku untuk jatah anggota. "Kapolres diduga salah dalam manajemen dukungan anggaran selaku kuasa pengguna anggaran di Polres Sanggau," tegas Iqbal.

Sementara itu, Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Martuani Sormin menuturkan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Rachmat. Penyalahgunaan anggaran yang digunakan Rachmat diduga terkait pengamanan Pilkada Serentak 2018. "Kapolres Sanggau sedang diproses Paminal untuk pembuktiaan pelanggaran," sebut Martuani saat dikonfirmasi.

Jika terbukti meyalahgunkan anggaran untuk pengamanan Pilkada Serentak 2018, sanksi pemecatan bisa jadi konsekuensinya. "Kami akan lihat nanti apakah sanksinya (pemecatan) begitu. Tergantung sidang KKEPnya," pungkas Martuani.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up