JawaPos Radar

Viral Kantor Polisi Bersama Indonesia-Tiongkok, Begini Ceritanya

13/07/2018, 05:05 WIB | Editor: Estu Suryowati
Viral Kantor Polisi Bersama Indonesia-Tiongkok, Begini Ceritanya
SEKADAR WACANA. Plang kantor polisi bersama Tiongkok dengan Polres Ketapang yang beredar di media sosial, Kamis (12/7). (Warganet for Rakyat Kalbar/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Warganet dihebohkan dengan beredarnya foto plang kantor polisi bersama dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou di Kabupaten Ketapang. Plang itu ternyata sekedar wacana yang disodorkan pihak Tiongkok kepada Polres Ketapang, Kamis (12/7).

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Ketapang AKBP Sunario menepis kabar dibangunnya kantor polisi bersama itu. "Ceritanya begini. Tadi pagi mereka mengunjugi salah satu perusahaan dari Cina yang bernama BSM, yang berada di depan Polres Ketapang. Kemudian mereka juga berkunjung ke Polres Ketapang," katanya dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Jumat (13/7).

Sesampainya di Mapolres, mereka menawarkan kerja sama. Kerja sama tersebut memang belum ada. Namun, pihak Tiongkok sudah membuat contoh plang yang saat ini beredar dunia maya.

"Saya terkejut tiba-tiba dalam pertemuan itu langsung ditawari kerja sama membentuk Kantor Kepolisian Bersama antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok, dan langsung membawa contoh plakat," terangnya.

Tentu saja Sunario menolak ajakan kerja sama tersebut. Pasalnya, dirinya tidak memiliki kewenangan akan hal itu. "Saya bilang, kalau mau melakukan kerja sama harus melewati Mabes Polri, tidak bisa langsung di Ketapang," jelasnya.

Sampai saat ini, kata Sunario, pihaknya belum mengetahui siapa yang menyebarkan foto tersebut. Sehingga memunculkan sebuah isu yang merujuk bahwa telah terjadi kerja sama antara Polres Ketapang dan Kepolisian Tiongkok.

Kendati begitu, dia tidak akan melakukan penyelidikan terhadap penyebar foto tersebut. "Biarkan sajalah, yang jelas itu tidak ada," lugasnya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya agar tidak percaya terhadap isu yang beredar itu. Dia menegaskan, tidak pernah ada kantor polisi bersama Polres Ketapang dan Tiongkok.

"Mereka hanya menawarkan, termasuk desain plakat tersebut. Untuk itu masyarakat jangan resah dan mudah percaya akan informasi itu," pesan Sunario.

(jpg/est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up