JawaPos Radar

Percepat Tanam, Petani Solok Selatan Butuh 400 Mesin Bajak Sawah

12/07/2018, 21:16 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Percepat Tanam, Petani Solok Selatan Butuh 400 Mesin Bajak Sawah
Petani Solok Selatan tengah bercocok tanam (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Mayoritas masyarakat Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) bekerja sebagai petani sawah. Luas area pesawahan di Solok mencapai lebih dari 10.160 hektare. Lahan tersebut dikelola oleh sekitar 800 lebih kelompok tani.

Kabid Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Solok Selatan, Zamzami mengatakan, idealnya untuk membajak lahan sawah usai panen, petani Solok Selatan membutuhkan sebanyak 800 unit handtraktor. Sedangkan saat ini, 800 kelompok itu hanya memiliki 400 unit handtraktor.

"Kalau unitnya lengkap, diyakini proses tanam berjalan cepat dan sesuai target. Tentunya, ini sangat dibutuhkan petani. Sebab, mesin bajak ini sangat dibutuhkan sebelum bertaman padi," terang Zamzami, Kamis (12/7).

Menurutnya, penambahan alat mesin pertanian (alsintan) berupa handtraktor cukup penting. Hal itu juga untuk menunjang terwujudnya program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Apalagi, Solok Selatan terus mencetak lahan pesawahan baru setiap tahun.

Sejauh ini, baru ada 192 unit handtraktor yang bersumber dari bantuan APBN. Sisanya, berasal bantuan APBD Solok Selatan, dan termasuk juga bantuan dana pokir anggota DPRD setempat.

"Semua mesin bajak itu telah kami salurkan pada kelompok tani yang tersebar di enam Kecamatan. Sangir Balai Janggo selaku satu-satunya Kecamatan yang tidak tersalur bantuan handtraktor karena wilayahnya kawasan perkebunan sawit dan tidak memiliki lahan sawah," katanya.

Di sisi lain, sejumlah kendala juga ditemukan Dinas terkait. Hal ini menyangkut pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan handkontraktor tersebut. Sebab, tidak semua petani mengetahui cara yang benar dalam menggunakan mesin itu, apalagi handtraktor roda empat.

"Kami juga akan terus mensosialisasikan cara memakai, merawat agar bantuan mesin ini bisa tahan lama," ujarnya.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up