JawaPos Radar

Demokrat Sindir Masalah Ekonomi di Era Jokowi, Ini Balasan Telak PKB

12/07/2018, 17:56 WIB | Editor: Estu Suryowati
Demokrat Sindir Masalah Ekonomi di Era Jokowi, Ini Balasan Telak PKB
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menyebut pemerintahan Jokowi tengah berupaya menutup-tutupi fakta mengenai masalah ekonomi bangsa. (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengkritik pemerintah Jokowi-JK tengah menutup-tutupi permasalahan ekonomi saat ini. Kritikan tersebut sontak membuat partai politik di lingkaran Jokowi bersuara, salah satunya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Wasekjen PKB Faisol Reza menilai, masalah ekonomi menjadi persoalan terbesar sejak zaman awal bangsa Indonesia berdiri. Tak terkecuali pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Jangan bangga dulu Pak Roy, ada juga masalah ekonomi zaman Pak SBY," kata Faisol saat menghadiri acara diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Malah menurut Faisol, permasalahan ekonomi terbesar masyarakat sesungguhnya terjadi pada era Orde Baru. Mulai itu, laju perkembangan Indonesia melambat dibandingkan negara-negara tetangga.

"Oleh karena itu masalah yang ada ini dapat menjadi kesadaran bagi kita, tidak cukup orang pemimpin dengan satu periode bisa mengatasi masalah dari ujung waktu dalam waktu 5 tahun," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menyebut pemerintahan Jokowi tengah berupaya menutup-tutupi fakta mengenai berbagai persoalan bangsa. Misalnya saja mengenai masalah perekonomian yang dirasakan semakin sulit.

Dia menyebut beberapa masalah ekonomi itu yakni depresiasi nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat, kenaikan tarif dasar listrik dan bahan bakar minyak.

"Pemerintahan 9 kali BBM udah naik. Meskipun yang naik itu bukan BBM subsidi," kata Roy saat menghadiri diskusi di Kawasan Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Dia menambahkan, sebaiknya Jokowi mengungkapkan fakta sebenarnya mengenai permasalahan bangsa. Anak buah SBY itu pun menduga mantan Wali Kota Surakarta itu ingin selalu ingin memberikan citra baik di mata masyarakat.

"Saya lihat di media pemberitaannya nggak sesuai fakta. Terutama media mainstream sudah banyak yang di-cover bahkan banyak berita yang sengaja dikeluarkan itu yang lucu-lucu, nggak mutu," ungkap Roy.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up