JawaPos Radar

Penyidik Lengkapi Berkas Perkara 4 Tersangka Kasus Abu Tours

12/07/2018, 17:16 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Penyidik Lengkapi Berkas Perkara 4 Tersangka Kasus Abu Tours
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus Abu Tours di Mapolda Sulsel beberapa waktu lalu. (Sahrul Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan segera menyelesaikan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang perusahaan Abu Tours. Dalam waktu dekat berkas perkara empat tersangka bakal melimpahkan.

Keempat tersangka adalah CEO Abu Tours, Hamzah Mamba, manajer keuangan Kasim Mamba, mantan komisaris utama Khaeruddin dan istreri CEO yang juga mejabat sebagai mantan komisaris perusahaan Nursyariah Mansyur.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, saat ini pihaknya tinggal menunggu petunjuk dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. Itu setelah pihaknya merampungkan seluruh berkas perkara atau P21.

"Kalau sudah ada lampu hijau, petunjuk untuk menyerahkan barang bukti dan tersangka maka kami akan langsung melimpahkan sepenuhnya untuk proses hukum lanjutan kasus ini," ujar Dicky di Makassar, Kamis (12/7).

Penetapan tersangka terhadap Nursyariah Mansyur, baru-baru ini, menambah panjang total tersangka yang terlebih dulu ditetapkan oleh tim penyidik sebelumnya.

Kasus ini sebelumnya nyaris tak terdengar selama kurang lebih lima bulan. Tepatnya, pasca tim penyidik menyita sejumlah aset baik yang tersebar di berbagai daerah di Sulsel hingga di luar Sulsel. Dicky menjelaskan, proses kasus yang begitu panjang ini, membuat penyidik ekstra berhati-hati dalam melakukan pendalaman.

Apa lagi, memeprtimpangkan banyakmya jumlah jamaah serta kerugian yang sama sekali tak bisa dibayangkan. Hal itu menurut Dicky bukanlah suatu kendala, hanya saja menjadi salah satu pertimbangan utama penyidik dalam melakukan pengembangan.

"Kasus Abu Tours ini cukup besar, mungkin terbesar dalam sejarah kasus penipuan umrah jamaah yang tersebar di Indonesia. Korbannya luar biasa. Tentu kami harus cermat, teliti betul-betul untuk menghitung aset yang diselewengkan khususnya siapa saja yang terlibat dalam penyalahgunaan keuangan perusahaan tersebut," jelas Dicky.

Sambil menunggu hasil koordinasi dengan Kejaksaan, saat ini keempatnya masih mendekam di sel tahanan Polda Sulsel. Sejauh ini, Polda mencatat terdapat 86 ribu lebih korban Abu Tours yang tersebar dari berbagai provinsi.

Ditaksir total kerugian jemaah di atas Rp 1,8 triliun.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up