JawaPos Radar

Kabupaten Cianjur Jadi Sentra Penghasil Bawang Putih Jawa Barat

12/07/2018, 16:57 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bawang Putih
Panen bawang putih di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Ist/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ikhtiar Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mewujudkan Swasembada Bawang Putih 2021 tak main-main. Lewat Direktorat Horitkulutra, Kementan terus mendorong sejumlah daerah mengakselerasi produksi bawang putih.

Sebab, butuh sekitar 80 ribu hektar untuk mewujudkan misi tersebut. Salah satu kawasan yang tengah dikembangkan adalah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Potensi pengembangan bawang putih disana mencapai 3.750 hektar. Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Hasan mengatakan, mayoritas daerahnya tersebar di empat kecamatan.

Rinciannya Sukaresmi 1.000 Ha, Pacet 300 Ha, Sukanegara 1.700 Ha dan Cugenang 750 Ha. "Lokasi kami berada di ketinggian 800 -1.200 dpl dengan kondisi agroklimat yang sangat cocok untuk pengembangan bawang putih," kata Hasan lewat siaran persnya kepada JawaPos.com, Kamis (12/7).

Hasan menegaskan bahwa Cianjur siap menjadi sentra baru, sekaligus menjadi penyangga benih bawang putih nasional. "Kami siap mendukung swasembada bawang putih 2021, ungkapnya.

Ajat Sudrajat, champion bawang putih Kabupaten Cianjur menjelaskan bahwa kelompok tani binaannya sangat antusias dalam pengembangan bawang putih. Hal ini terlihat dari beberapa kelompok tani di wilayah Kecamatan Cugenang dan Cipanas, dimana mereka melakukan pertanaman dengan swadaya.

"Kelompok kami telah melakukan tanam perdana seluas 5 Ha di Desa Batu lawang Kecamatan Cipanas. Turut hadir Selasa lalu Wakil Bupati Cianjur Bapak Herman Suherman," kata dia.

"Ini membuktikan bahwa pemerintah daerah sangat konsent dalam mendukung pengembangan bawang putih di Cianjur," lanjutnya.

Bantu lewat APBN

Menurut Agung Sunusi, Kasubdit Bawang Merah dan Sayuran Umbi Direktorat Jenderal Hortikultura, Cianjur akan didorong untuk menjadi sentra dan penyangga benih nasional.

Pasalnya, potensi sumberdaya alam dan SDM-nya cukup besar dan strategis. "Kami mendorong APBN pada tahun 2018 dengan memberikan bantuan benih, saprodi dan alsin guna mendorong semangat kelompok tani untuk melakukan pertanaman," beber dia.

Saat ini Cianjur terus melakukan pertanaman bawang putih dengan varietas dominan. Yakni Sangga Sembalun dan Lumbuh Putih.

"Untuk mencapai swasembada bawang putih 2021, Cianjur juga kami dorong untuk bermitra dengan para importir wajib tanam dan produksi 5 %," jelasnya.

Saat ini, sudah ada 2 importir yang siap bekerja sama dan bermitra dengan kelompok tani di Kabupaten Cianjur. "Ini tentunya akan memberikan dorongan semangat bagi para petani dalam mengembangkan bawang putih di wilayahnya," pungkasnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up