JawaPos Radar

Saat Diamankan Polisi, Tabung Sumber Ledakan Ternyata Masih Berisi Gas

12/07/2018, 16:02 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Saat Diamankan Polisi, Tabung Sumber Ledakan Ternyata Masih Berisi Gas
Ledakan tabung gas 12 kg membuat beberapa ruko di Grand Wijaya hancur. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tabung gas seberat 12 kg yang menyebabkan ledakan di sebuah rumah toko (ruko), di Grand Wijaya Centre, Kebayoran Baru, Jakarta, langsung diamankan pihak tim laboratorium forensik Bareskrim Polri. Hal itu guna penyelidikan lebih lanjut. 

"Data lengkapnya (barang-barang disita)  belum ada. Yang jelas tabung gas disita termasuk regulator, kompornya,  selangnya," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di lokasi kejadian, Kamis (12/7).

Tak hanya itu, pihaknya juga membawa beberala berkas. Dari pantauan JawaPos.com, tim labfor setidaknya membawa satu koper diduga berisi berkas.

Saat Diamankan Polisi, Tabung Sumber Ledakan Ternyata Masih Berisi Gas
Ledakan tabung gas 12 kg membuat beberapa ruko di Grand Wijaya hancur. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)

Sementara itu, Kabid Balmetfor Puslabfor Bareskrim Mabes Polri Kombes Ulung Kanjaya mengatakan, saat diamankan, tabung gas dengan muatan 12 kg itu ternyata tidak kosong pasca ledakan. "Tabungnya nggak bocor. Masih ada isi.  Kemungkinan dari regulator, karetnya, apa kompornya, kita masih selidiki," kata dia. 

Dari pantauan di lokasi, garis polisi yang dipasang sekitar 10 meter sejak pagi tadi sudah dilepas pada pukul 13.15 WIB.  Garis polisi hanya dipasang di depan lokasi kejadian.  

Reruntuhan kaca di sekitar lokasi pun mulai dibersihkan oleh petugas kebersihan. Beberapa barang perkantoran yang sempat terpental pun tampak dipungut beberapa pegawai ruko.

Sebelumnya, ledakan terjadi di Blok F26B, Komplek Grand Wijaya, Jalan Wijaya 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis dini hari (12/7) sekitar pukul 04.20 WIB. Adapun lokasi tersebut merupakan kantor Konsultan Bidang Properti, Profelindo Nusa dan Konsultan Jasa Pelayanan Publik Febriman Siregar dan rekan-rekan. 

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up