JawaPos Radar

Tim Khofifah Akan Temui Kubu Gus Ipul-Puti

12/07/2018, 14:37 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa. (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Khofifah Indar Parawansa terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur (Jatim). Serangkaian program kerja pun telah disiapkan. Bahkan tim navigasi program yang beranggotakan sejumlah orang, sudah bergerak untuk mendapatkan rekomendasi-rekomendasi strategis.

"Mereka sudah hunting. Saya sudah dapat konfirmasi dari dokter-dokter senior, dari beberapa kepala sekolah bahwa mereka mengkonfirmasi lewat A lebat B lewat C. Mereka sudah diundang. Ada yang hunting nara sumber. Yang bagian agama, mereka juga bikin pertemuan di luar kota dalam beberapa kali pertemuan. Jadi harus banyak mendengarkan," kata Khofifah di Surabaya, Kamis (12/7).

Khofifah berkomitmen mengakomodir program-program pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur. Hal itupun menjadi perhatian serius tim navigasi program.

Saat ini, tim navigasi program masih mengatur waktu dengan tim pihak Gus Ipul-Puti untuk mendiskusikan programnya yang dapat dikolaborasikan. "Sebetulnya tinggal kami menunggu waktu untuk bisa mendapat kesempatan bertemu dengan timnya Gus Ipul dan Mbak Puti," ungkapnya.

Selain itu, Khofifah juga berharap agar Gubernur Jawa Timur Soekarwo bisa membantu para tim navigasi program. Mereka akan melakukan diskusi dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. "Kemudian mohon kepada Pakde Soekarwo untuk membuka ruang komunikasi dengan dinas-dinas provinsi," imbuhnya.

Tim navigasi program akan terus bekerja hingga pelantikan pada awal 2019. Khofifah pun bersyukur seluruh partai politik pengusung yang ada di DPRD Jatim ikut mengawal untuk mewujudkan seluruh program Nawa Bhakti Satya.

"Pokoknya ini akan terus berjalan dengan anggota DPRD partai pengusung kita juga terus koordinasi. Karena harapan kami bisa mulai nyekrup di APBD perubahan, dan nyekrup di RAPBD 2019," pungkas mantan Menteri Sosial (Mensos) itu.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up