JawaPos Radar

Penerbangan Pemulangan Haji Diperkirakan Terlambat

12/07/2018, 14:31 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Penerbangan Haji
UMPA PERS: General Manager PT Garuda Indonesia Branch Solo Hendrawan tengah saat jumpa pers, Selasa (10/7). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - PT Garuda Indonesia Solo memperkirakan terjadi keterlambatan saat pemulangan jamaah haji mendatang. Hal ini disebabkan adanya perubahan cuaca.

Station Manager Garuda Indonesia Solo Toto Suwarto menjelaskan, saat pemulangan jamaah haji arah angin akan berembus berlawanan dengan arah pesawat. Kondisi ini yang akan membuat kecepatan pesawat menjadi berkurang atau tidak bisa maksimal.

"Saat pemulangan itu terjadi perubahan cuaca. Angin yang berembus berlawanan dengan arah pesawat atau disebut dengan head wind. Ini bisa menghambat kecepatan pesawat," terang Toto, Kamis (12/7).

Toto memperkirakan, keterlambatan yang terjadi mencapai 45 menit. Dari lama perjalanan pulang 11 jam, menjadi 11 lebih 45 menit. Perubahan cuaca tidak hanya membuat angin berlawanan dengan arah pesawat, tetapi suhu di Jeddah bisa mencapai 50 derajat.

Selain masalah kenaikan suhu, tidak ada masalah lain yang menghambat perjalanan haji. Mengenai kepadatan lalu lintas penerbangan di Arab Saudi, saat ini pemerintah Arab Saudi sudah menerapkan sistem yang lebih baru. Sehingga maka lalu lintas udara akan lebih lancar. "Nanti sudah ada sistem baru jadi bisa mengantisipasi keterlambatan penerbangan," ucapnya.

Sementara itu, General Manager PT Garuda Indonesia Branch Officer Solo Hendrawan menambahkan, untuk ketepatan jadwal penerbangan saat pemberangkatan maupun pemulangan ditargetkan lebih dari 85 persen. Dengan begitu, diharapkan tidak ada keterlambatan yang mengganggu jadwal.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up