
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi hadir di prosesi pemakaman Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono di TPU Keputih, Kamis (12/2). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi hadir langsung memberikan penghormatan terakhir kepada Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono alias Awi, yang telah meninggal dunia pada Selasa (10/2) lalu.
Orang nomor satu di Kota Pahlawan itu mengikuti penghormatan terakhir di Gedung DPRD Kota Surabaya, kemudian mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Keputih.
Bagi Eri, almarhum bukan sekadar rekan kerja, melainkan keluarga sekaligus sosok panutan yang ia kagumi karena gaya epemimpinannya selalu mengedepankan hati nurani dan sikap mengayomi.
"Beliau mengajarkan kita bagaimana jiwa ngemong, bagaimana merangkul, dan menyalurkan kepentingan masyarakat kota Surabaya. Itulah yang beliau ajarkan kepada kita semua," ucapnya, Kamis (12/2).
Satu hal yang membuat Eri terharu adalah dedikasi almarhum di akhir masa hayatnya. Ternyata, Awi sudah berjuang melawan sakit sejak November lalu, namun tetap menjalankan tugasnya tanpa mengeluh.
"Beliau sakit mulai bulan November dan tidak pernah mengatakannya. Beliau masih memimpin paripurna, bahkan menyelesaikan pekerjaannya di tengah rasa sakit. Inilah dedikasi yang luar biasa," imbuh Eri.
Sebelum jenazah diberangkatkan ke tempat pemakaman, Eri meminta kesaksian ratusan pelayat dan pejabat yang hadir. Ia tiga kali menanyakan, “Apakah beliau orang baik?” yang dijawab kompak, “Baik!” oleh seluruh hadirin.
"Tidak ada amalan yang kita bawa selain kebaikan saat menghadap Tuhan. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika beliau ada salah dan khilaf, karena itulah jalan menuju surga beliau," tuturnya dengan nada lirih.
Wali Kota Eri juga turut menguatkan istri dan keluarga yang ditinggalkan. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan mereka, sehingga almarhum dapat mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk warga Surabaya.
"Selamat jalan sahabatku, saudaraku, guruku. Semoga kita semua bisa mencontoh dedikasi Mas Adi Sutarwijono untuk kepentingan umat di atas kepentingan sendiri," pungkas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Sebagai informasi, Adi Sutarwijono alias Awi menghembuskan napas terakhirnya di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta Selatan pada Selasa (10/2) sekitar pukul 20.36 WIB, setelah sempat mendapatkan perawatan intensif.
Jenazah Adi Sutarwijono disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Surabaya sejak Rabu (11/2), dan kini telah dimakamkan di TPU Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, pada Kamis sore (12/2).
Prosesi pemakaman dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh politik Surabaya, di antaranya Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, dan Mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
