
Ilustrasi cowok yang terkena super flu. (Freepik/prostooleh)
JawaPos.com - Kabar merebaknya virus influenza varian H3N2 Subclade K atau yang populer disebut “Superflu” di sejumlah daerah Indonesia, tengah menyita perhatian publik dan memicu kekhawatiran berbagai pihak.
Bagaimana tidak, Kementerian Kesehatan RI telah mengonfirmasi keberadaan virus ini sejak 25 Desember 2025 melalui analisis whole genome sequencing di Balai Besar Laboratorium Kesehatan.
Hingga awal Januari 2026, terdapat 62 kasus Superflu yang terdeteksi di delapan provinsi, di antaranya Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan Yogyakarta.
Kasus Superflu terbanyak ada di Jawa Timur dengan 23 kasus. Disusul Kalimantan Selatan dengan 18 kasus, dan Jawa Barat dengan 10 kasus. Virus baru ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan hingga saat ini, belum ada laporan kasus Superflu di Kota Pahlawan. Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan diri.
"Hingga saat ini belum ada laporan resmi. Namun kami tetap memberikan imbauan kepada warga yang merayakan libur Nataru, baik di tempat hiburan lokal maupun yang baru kembali dari luar negeri," tutur Eri, Rabu (7/1).
Bagi masyarakat yang baru saja pulang dari perjalanan dari luar negeri, wajib menjalani skrining kesehatan, terutama suhu tubuh. Ini dilakukan sebagai deteksi dini dan menekan penyebaran virus Superflu.
Sementara untuk mobilitas dalam negeri, Eri Cahyadi mengingatkan warga yang melakukan perjalanan selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar tetap waspada serta disiplin menjaga kesehatan.
"Kami berharap masyarakat memiliki kesadaran sendiri. Jika merasa kondisi tubuh kurang sehat, seperti demam, batuk, atau gejala flu lainnya, segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat," imbuhnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya menyiagakan puskesmas dan memperkuat koordinasi dengan rumah sakit. Fasilitas kesehatan diminta segera melapor jika ditemukan pasien bergejala Superflu.
"Jika dalam pemeriksaan ditemukan indikasi tertentu (yang mengarah pada virus Superflu), harus segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan," tukas Wali Kota Surabaya dua periode ini.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
