
Seorang spesialis curanmor, ASF, yang membacok anggota Polres Lumajang, tewas ditembak mati oleh Tim Jatanras Polda Jatim, Pasuruan, Minggu malam (14/12). (Radar Bromo)
JawaPos.com-Begal sadis yang membacok anggota Polres Lumajang, Aiptu Susanto Kurniawan, hingga kritis, berakhir tragis. Pelaku, Agus Sulaiman Fadeli alias ASF, tewas ditembak mati polisi, Minggu malam (14/12). Pemuda 30 tahun asal Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang ini, dikenal sebagai spesialis pencurian dengan kekerasan (curas). Ia kerap beraksi di Lumajang, Jember, dan Probolinggo.
"Pelaku ini spesialis yang sangat meresahkan di wilayah Lumajang, Jember dan Probolinggo, dan setiap beraksi ya menggunakan sajam," ucap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur, Senin (15/12).
Bahkan, ASF bersama rekannya, Hasan alias MH, tega membacok anggota Polres Lumajang, yang hendak menangkapnya di Jalan Gajah Mada, Lumajang, Kamis (11/12). Polisi tersebut mengalami kritis akibat luka parah di perutnya. Tak sampai 24 jam, MH diamankan Satreskrim Polres Lumajang, sementara ASF kabur dan berpindah-pindah tempat. Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Polres Lumajang pun langsung memburunya.
Pada Minggu (14/12), Tim Jatanras Polda Jatim menerima informasi keberadaan ASF di Pasuruan dan langsung membuntuti. Namun ketika hendak ditangkap, pelaku melawan menggunakan senjata tajam. "Pukul 23.00 kita ikuti dan berhasil melakukan penangkapan. Di wilayah seputaran Apollo, yang bersangkutan melakukan perlawanan, dia bawa sajam, anggota langsung melakukan tindakan tegas," imbuh AKPB Jumhur.
Saat diamankan, ASF sedang bersama satu orang teman. ASF berhasil dibekuk meski dalam keadaan tidak bernyawa, sementara temannya berhasil kabur. Jenazah ASF langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya.
Terakhir, AKBP Jumhur mengungkapkan bahwa ASF adalah seorang residivis. Ia mondar mandir keluar masuk penjara dengan kasus yang sama, yakni pencurian dengan kekerasan di Lumajang dan Probolinggo. (*)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
