Pembalap tim Mahindra Racing, Nyck De Vries saat mengikuti latihan bebas pertama Formula E World Championship musim ke-11 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Jumat (20/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Pembalap Belanda, Nyck de Vries mengalami momen unik saat berada di Jakarta jelang Jakarta E-Prix 2025. Dia mendapatkan pertanyaan tentang Timnas Indonesia, sekaligus menandatangani jersey Garuda saat sesi dengan penggemar.
Momen itu terjadi beberapa jam sebelum balapan dimulai. Panitia penyelenggara mengizinkan penonton dan penggemar untuk datang ke pit lane untuk berinteraksi dengan teknisi masing-masing tim hingga pembalap.
Para pembalap pun tak ragu untuk melayani tanda tangan dan foto bersama para penggemar. Tak terkecuali Nyck de Vries, pembalap Belanda dari tim Mahindra Racing.
Nyck de Vries bahkan menjadi salah satu pembalap yang menarik perhatian penggemar balap Indonesia saat Jakarta E-Prix 2025. Pasalnya, dia diketahui memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Malang.
Momen de Vries saat melayani pun cukup menarik. Ada salah satu penggemar yang membawa jersey Timnas Indonesia untuk berfoto dan ditandatangani. Dia pun beberapa kali ditanya skuad Garuda karena berasal dari Belanda dan punya darah Indonesia.
De Vries mengaku senang. Namun dia saat ini mengaku tak mengikuti sepak bola Indonesia. Tapi dia mengaku tidak menutup kemungkinan untuk mengetahui lebih banyak soal Timnas Indonesia, sesuai permintaan fans.
"Saya ingin melakukannya. Saya akan mengakui bahwa saya belum mengikutinya dengan cermat, tetapi jika Anda menyarankan saya untuk melakukannya, saya akan melakukannya," kata Nyck de Vries saat ditanya apakah mengikuti perkembangan Timnas Indonesia.
Meski tak tahu banyak tentang Timnas Indonesia, tetapi Nyck de Vries tahu bahwa legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert saat ini mengarsiteki Garuda.
De Vries pun tahu banyak soal Kluivert. Dia bahkan sampai tahu anak-anaknya. "Ya saya tahu dia. Saya pikir saat saya berusia 6 atau 7 tahun ketika dia berada di tim nasional Belanda, jadi saya pasti ingat," ungkapnya.
"Jelas putra-putranya bermain, salah satunya adalah bermain di Nice tidak terlalu lama, jadi ya, saya sadar akan sepak bola, tapi saya mungkin bukan ahlinya," tambahnya.
Lebih lanjut Nyck de Vries mengaku sangat menikmati hari-harinya di Indonesia. Sayangnya, perjuangannya di Jakarta E-Prix 2025 tak berjalan mulus karena dirinya gagal finish.
Dalam balapan yang berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Sabtu (21/6) sore, mobil de Vries mengalami kendala teknis beberapa lap kemudian dan harus berhenti di lintasan.
"Ini adalah akhir pekan yang luar biasa, dan saya pikir kami telah melakukan pekerjaan yang baik. Kami melakukan di hari yang baik, kami melakukan kualifikasi yang baik, balapan yang baik. Sangat disayangkan untuk retired karena kegagalan teknis, tetapi itu adalah bagian dari olahraga," ucapnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
