[ Jum'at, 08 Mei 2009 ]
Tidak Ada Pilihan Lain
Kejar Kemenangan di Bojonegoro
SURABAYA - Ambisi Persebaya Surabaya menjadi juara wilayah timur kian berat. Kekalahan 1-2 dari tuan rumah Gresik United (GU) membuat takhta yang didudukinya bisa tergeser rival terberatnya, Persema Malang.
Apalagi, Persebaya dan Persema sama-sama mengoleksi 55 poin. Kans melorot sebagai tuan rumah pun tetap ada. Alasannya, Persebaya harus melawat ke kandang tim tangguh, Persibo Bojonegoro, pada 10 Mei mendatang. Sementara, Laskar Ken Arok -julukan Persema- menjamu tim lemah PSIM Jogja.
Tekanan itu masih diperparah dengan kondisi fisik dan mental para penggawa Green Force -julukan Persebaya- yang sedang menurun. Tak hanya mengalami kekalahan, mereka juga tertekan karena pertandingan tersebut berbuntut kericuhan yang dilakukan Bonekmania, suporter Persebaya. Kekacauan itu dipicu buruknya kepemimpinan wasit Iwan Sukoco asal Malang.
"Secara fisik, memang lelah. Mental anak-anak juga agak terganggu. Tapi, tidak ada pilihan. Kami tetap harus habis-habisan melawan Persibo dan memetik kemenangan di sana," tegas Ibnu Grahan, asisten pelatih Persebaya, saat ditemui di mes Persebaya kemarin (7/5).
Selain itu, bek kiri senior Mat Halil bakal absen dalam laga melawan Laskar Angling Dharma, julukan Persibo. Sebab, dia menerima kartu merah saat bertanding kontra GU.
Belum lagi, kondisi Anderson da Silva, pemain belakang asal Brazil, masih belum pulih dari cedera lutut. Dia belum fit seratus persen untuk dimainkan.
Tapi, melihat gentingnya situasi yang dihadapi Persebaya, tidak tertutup kemungkinan Anderson dipaksa turun lapangan. "Anderson memang sudah latihan, tapi belum pernah latihan game. Tunggu perkembangan terakhir dulu," urainya.
Ibnu menyatakan, untuk kembali membangkitkan semangat para pemainnya, dalam waktu dekat seluruh elemen tim yang bermarkas di Gelora 10 Nopember, Surabaya, itu akan bertemu dan berdiskusi. Dalam diskusi tersebut akan dibahas masalah yang tengah mereka hadapi.
Terkait Persibo, Ibnu menjelaskan bahwa tim pelatih telah mengetahui kekuatan tim arahan Sartono Anwar tersebut. Menariknya, meski tak secara eksplisit, Ibnu sempat mengungkapkan bahwa Persibo diminta membantu langkah Persebaya agar tetap di puncak.
"Persibo kan secara matematis sudah berat ke empat besar. Apalagi mereka juga pernah bermasalah dengan Persema. Jadi, mungkin saja kami bisa menang di sana," ujar Ibnu. (nar/diq)