
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memberikan arahan dalam sebuah sesi latihan tim. (Istimewa)
JawaPos.com–Rekor sempurna Bernardo Tavares saat menghadapi Malut United jadi modal berharga bagi Persebaya Surabaya jelang laga pekan ke-29 Super League 2025/2026. Catatan tak terkalahkan itu kini menjadi harapan baru di tengah tekanan yang sedang menghimpit tim.
Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Malut United pada laga lanjutan super league dengan membawa kepercayaan diri dari sang pelatih. Bernardo Tavares tercatat belum pernah merasakan kekalahan setiap kali berhadapan dengan tim asal Ternate tersebut.
Dari tiga pertemuan yang telah dijalani, pelatih Persebaya asal Portugal Bernardo Tavares mengoleksi dua kemenangan dan satu hasil imbang pada kompetisi super league. Baik saat menangani PSM Makassar maupun Persebaya Surabaya.
Statistik ini menunjukkan dominasi yang cukup kuat dengan total tujuh gol yang berhasil dicetak dan hanya lima kali kebobolan. Rata-rata poin yang diraih mencapai 2,33 per pertandingan, angka yang mencerminkan konsistensi tinggi.
Rekor ini jelas bukan sekadar angka, melainkan sinyal Tavares punya pendekatan taktik yang efektif saat menghadapi Malut United. Kini, tantangan sesungguhnya datang saat Persebaya Surabaya harus bermain di Stadion Gelora Kie Raha. Atmosfer kandang yang dikenal panas tentu menjadi ujian tersendiri bagi Green Force.
Apalagi kondisi tim saat ini sedang tidak ideal setelah menelan dua kekalahan beruntun. Situasi ini membuat tekanan terhadap tim semakin meningkat, baik dari internal maupun suporter.
Persebaya Surabaya saat ini menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 42 poin dari 28 pertandingan. Raihan tersebut berasal dari 11 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Hasil minor terakhir saat kalah 1-2 dari Madura United FC di kandang sendiri menjadi pukulan telak. Kekalahan itu bukan hanya soal kehilangan poin, tetapi juga menyentuh aspek harga diri tim di mata Bonek.
Kekecewaan suporter pun tak terhindarkan setelah performa tim dinilai belum konsisten. Dalam situasi seperti ini, sosok Bernardo Tavares justru tampil di garis depan untuk bertanggung jawab.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
