
Pemain Dewa United Egy Maulana Vikri. (Istimewa)
JawaPos.com–Kemenangan tipis yang diraih Dewa United Banten FC atas PSIM Jogjakarta menjadi bukti pentingnya kerja sama tim di atas lapangan. Laga super league di Banten International Stadium, Jumat (3/4), Dewa United menang 1-0 lewat gol penalti Alex Martins.
Sorotan memang sempat mengarah kepada Egy Maulana Vikri yang dinobatkan sebagai Player of the Match laga super league Dewa United vs PSIM Jogjakarta. Namun, pemain bernomor punggung 10 tersebut justru memilih merendah dan menegaskan bahwa kemenangan tim adalah hasil kerja kolektif, bukan individu.
Sepanjang pertandingan, Egy tampil aktif dalam membangun serangan dan menjadi motor permainan Dewa United. Pergerakannya kerap merepotkan lini pertahanan PSIM, meski gol kemenangan laga super league itu akhirnya datang dari titik putih.
Baca Juga:Target Gila Beckham Putra dan Adam Alis, Bawa Persib Bandung Pesta Gol ke Gawang Semen Padang!
Menurut Egy, laga melawan PSIM bukan pertandingan yang mudah. Dia menilai lawan memberikan tekanan dan perlawanan yang cukup menyulitkan hingga peluit akhir dibunyikan. Baginya, detail kecil dalam permainan menjadi faktor pembeda dalam hasil akhir.
”PSIM bermain bagus, kami juga bermain bagus. Sepak bola kadang ditentukan oleh kesalahan kecil, dan kami bersyukur bisa menjaga konsistensi,” ujar Egy usai laga dikutip dari ileague.id.
Selain itu, Egy juga menyoroti chemistry antar pemain yang dinilainya semakin solid. Dia mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada komunikasi dan saling menutupi kekurangan di lapangan.
Dalam situasi tertentu, ketika ada pemain melakukan kesalahan, rekan setim lain langsung memberikan dukungan dan menutup celah yang ada. Hal ini dinilai menjadi faktor penting yang membuat Dewa United mampu meredam agresivitas PSIM sepanjang pertandingan.
”Kami bermain sebagai satu kesatuan. Kalau ada kesalahan, pasti ada yang membantu. Itu penting dalam sepak bola,” tambah Egy.
Lebih jauh, Egy menyebut kemenangan ini memberikan dorongan moral yang besar bagi tim untuk menghadapi laga berikutnya. Dia menekankan bahwa setiap pemain harus siap memberikan performa terbaik saat dipercaya pelatih.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
