Pembuktian Eduardo Perez jika benar ditunjuk jadi pelatih Persebaya Surabaya musim depan. (Media Persija)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikabarkan tertarik membidik Eduardo Perez untuk menukangi tim di Liga 1 Indonesia 2025/2026. Nama mantan kiper asal Spanyol ini mulai mencuat dan menjadi sorotan karena potensinya untuk mengikuti jejak kiper-kiper yang sukses sebagai pelatih.
Edu Perez, sapaan akrabnya, bukan nama asing di dunia sepak bola. Ia pernah merasakan kerasnya kompetisi di Spanyol dengan memperkuat klub-klub seperti Logrones, Melilla, Balaguer, Lleida, hingga L’Hospitalet.
Meski kariernya sebagai penjaga gawang tak sampai menembus level tertinggi La Liga, pengalamannya cukup matang. Ia bermain hingga usia 34 tahun sebelum akhirnya beralih ke dunia kepelatihan.
Masuknya nama Eduardo dalam bursa pelatih kepala Persebaya Surabaya jelas memunculkan harapan baru. Banyak yang menanti apakah mantan kiper ini mampu membuktikan kualitasnya di kursi pelatih kepala.
Selama ini, tak banyak kiper yang menapaki karier sukses sebagai pelatih jika dibandingkan dengan eks pemain tengah atau penyerang.
Namun, sejarah mencatat ada sejumlah kiper yang mampu mencuri perhatian dan menorehkan tinta emas sebagai pelatih.
Raymond Goethals, misalnya, mungkin bukan kiper hebat saat aktif bermain. Tapi saat menjadi pelatih, ia membawa Marseille juara Liga Champions dan membawa Belgia ke posisi tiga besar Euro 1972.
Dino Zoff juga tak bisa dikesampingkan dari daftar elite pelatih eks kiper. Ia sukses meraih gelar Coppa Italia, Piala UEFA bersama Juventus, dan membawa Italia ke final Euro 2000.
Bruce Arena adalah contoh lain dari mantan kiper yang menakutkan di kursi pelatih. Bersama timnas Amerika Serikat, ia membawa negaranya ke perempat final Piala Dunia 2002 dan dua kali mengangkat trofi Gold Cup.
Julen Lopetegui menjadi kisah kebangkitan paling dramatis yang pernah dialami eks kiper yang menjadi pelatih.
Meski karier bermainnya biasa saja, sebagai pelatih ia berhasil membawa Sevilla meraih gelar Liga Europa dengan cara yang mengesankan.
Ia pernah dibuang dari Timnas Spanyol hanya karena menerima tawaran melatih Real Madrid secara mendadak. Namun ia bangkit, dan menunjukkan kelasnya bersama Sevilla dengan mengalahkan Inter Milan 3-2 di final.
Lopetegui juga punya catatan impresif saat melatih Spanyol U-19 dan U-21 dengan menjuarai dua edisi Euro kelompok umur tersebut.
Meski sempat gagal di Madrid, Sevilla menjadi panggung pembuktian mantan kiper pun bisa menjelma jadi pelatih hebat.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
