
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Istimewa)
JawaPos.com — Janji Bernardo Tavares ke Bonek akhirnya terucap lantang jelang laga tandang krusial. Pelatih Persebaya Surabaya itu menegaskan Green Force siap bangkit dan membidik kemenangan atas Persijap Jepara di Gelora Bung Kartini.
Persebaya Surabaya datang dengan luka setelah tumbang pada pekan ke-21 Super League 2025/2026. Kekalahan itu terjadi saat menjamu Bhayangkara FC di Gelora Bung Tomo.
Hasil pahit tersebut langsung dievaluasi jajaran pelatih dan pemain. Tavares tak ingin kekalahan itu berubah menjadi beban mental yang berkepanjangan.
“Kami harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Kalimat itu menjadi janji sekaligus penegasan sikap kepada Bonek yang selalu setia mendukung.
Laga pekan ke-22 melawan Persijap Jepara menjadi momentum pembuktian. Green Force tak punya pilihan selain membawa pulang tiga poin dari markas lawan.
Secara rekor pertemuan musim ini, Persebaya Surabaya sebenarnya punya modal positif. Pada pekan ke-8, Minggu 28 Desember 2025, Persebaya Surabaya membantai Persijap Jepara dengan skor telak 4-0.
Saat itu Persebaya Surabaya masih berada di bawah arahan caretaker Uston Nawawi. Kini situasinya berbeda karena komando penuh ada di tangan Bernardo Tavares.
Perubahan pelatih tentu membawa pendekatan dan filosofi permainan yang berbeda. Namun targetnya tetap sama, yakni menjaga marwah Persebaya Surabaya sebagai tim besar yang tak boleh kehilangan arah.
Menariknya, Tavares juga punya pengalaman berbeda saat berhadapan dengan Persijap Jepara. Ia pernah ditahan imbang tim promosi tersebut ketika masih menangani PSM Makassar.
Laga itu terjadi pada 8 Agustus 2025 dalam pekan pertama Super League 2025/2026. Saat itu PSM Makassar harus puas bermain 1-1 melawan Persijap Jepara racikan Mario Lemos.
Fakta tersebut menjadi alarm tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Persijap bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata meski berstatus tim promosi musim ini.
Bermain di Gelora Bung Kartini juga bukan perkara mudah. Dukungan publik tuan rumah kerap menjadi energi tambahan bagi Persijap Jepara.
Karena itu, Tavares menekankan pentingnya fokus sejak menit pertama. Ia ingin para pemainnya tampil disiplin, efektif, dan tak mengulangi kesalahan seperti laga sebelumnya.
Bagi Bonek, pertandingan ini lebih dari sekadar tiga poin. Ini soal harga diri setelah kekalahan di kandang sendiri yang menyisakan kecewa.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
