
Elly Idris adalah pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia pada 1986 hingga 1993. (Dok: Persita)
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola nasional setelah Elly Idris, mantan pemain Timnas Indonesia meninggal dunia. Legenda Garuda asal Maluku Utara itu menghembuskan napas terakhirnya pada usia 62 tahun.
Informasi mengenai kepergian Elly Idris telah beredar luas pada Jumat sore. Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Cinta Kasih, Ciputat, Kamis (12/2) pukul 15.00 WIB.
Berpulangnya sang legenda juga dikonfirmasi oleh Persita Tangerang, klub Super League yang merupakan tim yang membesarkan namanya.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Elly Idris, sosok yang pernah membela dan membesut Pendekar Cisadane baik sebagai pemain serta pelatih," tulis Persita dalam Instagram resminya.
"Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tambah akun Pendekar Cisadane.
Elly Idris diketahui termasuk legenda sepak bola Indonesia era 80 hingga 90-an. Almarhum lahir di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada 4 November 1962.
Saat aktif menjadi pemain, Elly Idris adalah bagian dari Timnas Indonesia periode 1985-1993. Dia ikut membantu skuad Garuda melaju ke babak semifinal Asian Games 1986. Penampilan terakhir Elly Idris di Timnas Indonesia adalah bermain di SEA Games 1993.
Sementara di level klub, Elly Idris tercatat pernah membela sejumlah klub Galatama seperti PS Jayakarta, Yanita Utama, hingga Kramayudha Tiga Berlian. Kariernya diwarnai dengan torehan gelar.
Nama Elly Idris kian besar pada 1990. Dia bergabung dengan Persita Tangerang dan membela klub kebanggaan La Viola itu selama enam tahun hingga menutup karier profesionalnya bareng Pendekar Cisadane.
"Beliau menutup karier profesionalnya sebagai Pendekar hingga pensiun di usia 34 tahun pada 1996," tulis Persita.
Setelah kariernya sebagai pemain tuntas, Elly Idris beralih ke dunia kepelatihan. Persita pun jadi tim yang dinakhodai, di mana dia pernahnmenjadi asisten pelatih Persita musim 2007/2008 kemudian berstatus pelatih kepala musim 2009/2010.
Elly Idris kemudian kembali ditunjuk memimpin Persita untuk periode 2010-2013 dan kembali lagi pada musim 2017/2018. Terakhir dia sempat menangani Persitara Jakarta Utara pada musim 2021/2022.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
