Leo Lelis hadapi lini depan haus gol Borneo FC. (Dok. Media Persebaya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya dan Borneo FC berada dalam kondisi yang tidak ideal. Green Force baru saja mencatatkan quattrick seri. Sementara itu, Pesut Etam menelan dua kekalahan beruntun.
Siapa tim yang lebih dulu bangkit? Itu akan terjawab ketika kedua tim bertemu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini (live Indosiar pukul 19.00 WIB).
Meski menjadi tuan rumah, Persebaya kurang diunggulkan. Green Force ditinggal dua pemain pentingnya. Francisco Rivera masih menjalani sanksi kartu merah dan Bruno Moreira menepi akibat akumulasi kartu. Sudah begitu, pelatih caretaker Uston Nawawi tidak bisa duduk di bench. Dia harus absen akibat menerima dua kartu kuning.
Walau tidak ideal, asisten pelatih Persebaya, Shin Sang-gyu, tetap percaya diri. “Tidak masalah meski ada pemain kunci kami yang absen, karena kami selalu punya semangat, energi, persiapan, serta kondisi yang sangat bagus. Kami berharap bisa mendapat tiga poin untuk suporter,” kata Shin.
Masalahnya, ini adalah kali pertama Shin memimpin tim dari pinggir lapangan. Namun, dia sama sekali tidak khawatir. “Ini hanya soal memimpin tim di bench. Bukan berarti selama ini saya tidak pernah memimpin tim selama masa persiapan. Apa pun hasilnya nanti, menang atau kalah, saya akan tetap bertanggung jawab,” ujar pelatih asal Korea Selatan itu.
Borneo FC datang dengan catatan bagus. Pesut Etam berada di posisi kedua dalam urusan mencetak gol. Total, mereka sudah mengemas 25 gol musim ini.
Mariano Peralta menjadi pemain yang wajib diwaspadai. Winger asal Argentina itu telah mencatatkan sembilan gol dan lima assist. Bek Persebaya, Leo Lelis, menyadari bahwa lini depan Borneo FC harus dihentikan. “Borneo FC berada di puncak klasemen bukan karena kebetulan, tetapi karena lini depan mereka memang cukup bagus. Jadi kami harus menghentikan mereka sebelum memasuki area berbahaya,” kata bek asal Brasil itu.
Lelis juga menyebut timnya sempat kesulitan menjalani latihan dengan optimal. “Namun, kami siap bertahan dengan baik,” tegasnya.
Borneo FC memiliki skuad yang lebih komplet. Tidak ada pemain yang absen pada laga kali ini. Bahkan, mereka sudah bisa diperkuat Rivaldo Pakpahan yang sebelumnya membela tim Indonesia U-22.
Bek Borneo FC, Fajar Fathurrahman, menyebut rekan-rekannya berada dalam kondisi bagus. “Kami akan tetap bermain sesuai instruksi pelatih. Pada laga kali ini, intinya kami akan memberikan yang terbaik untuk meraih kemenangan,” tegas bek berusia 23 tahun tersebut.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, senang dengan tekad bangkit anak asuhnya. Baginya, kemenangan kontra Persebaya menjadi sangat penting. Pasalnya, dua kekalahan beruntun membuat posisinya sebagai pemuncak klasemen rawan tergusur.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
